InternasionalNewsPolitik

Trump di Persimpangan: Maju Jadi Vietnam 2.0, Mundur Kehilangan Muka

bhegins
×

Trump di Persimpangan: Maju Jadi Vietnam 2.0, Mundur Kehilangan Muka

Sebarkan artikel ini
Generated Image 18aphr18aphr18ap
Gambar Ilustrasi AI

Beberapa sasaran strategis disebutkan, seperti Pulau Kharg, Pulau Qeshm, dan Pulau Larak satu titik-titik yang berperan penting dalam kontrol Selat Hormuz.

Selain itu, fasilitas nuklir di Isfahan juga disebut sebagai target potensial sebuah langkah yang jika benar terjadi, bisa mengubah konflik menjadi jauh lebih luas.

tempat.co

Namun, masalahnya sederhana dimana Iran bukan Irak 2003.

Menurut berbagai laporan, Teheran telah bertahun-tahun mempersiapkan skenario invasi darat. Bahkan disebut telah memobilisasi hingga satu juta personel, termasuk pasukan reguler dan milisi.

IRGC juga telah memperkuat pertahanan dengan ranjau darat, sistem rudal, serta jaringan tempur yang tersebar di berbagai wilayah.

Lebih dari itu, Iran disebut mempelajari taktik perang AS di Vietnam, Irak, dan Afghanistan sebuah “kursus kilat” dari sejarah yang penuh jebakan bagi pasukan asing.

Jika invasi terjadi, AS berpotensi menghadapi perang gerilya berkepanjangan sebuah jenis konflik yang tidak pernah benar-benar bisa dimenangkan secara cepat.

Iran juga mengancam memperluas konflik ke jalur maritim penting seperti Selat Bab el-Mandeb dan Laut Merah sebuah jalur vital yang menghubungkan Asia dan Eropa melalui Terusan Suez.

Kelompok sekutu seperti Houthi disebut siap terlibat, menambah kompleksitas konflik yang sudah panas.

Di sisi lain, kepentingan global ikut terseret. China misalnya, memiliki kepentingan besar terhadap minyak Iran, terutama dari Pulau Kharg. Gangguan di sana bisa berdampak langsung pada stabilitas energi global.

Tinggalkan Balasan

banner-amdk-tirta-intan_3_1
previous arrow
next arrow