“Dampaknya tidak akan terbatas pada energi saja,” ujarnya, sebuah peringatan yang terdengar sederhana, tapi implikasinya luas.
Diplomasi yang Mandek
Di tengah eskalasi, upaya diplomasi tampak tersendat. Trump memberikan tenggat hingga 6 April kepada Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz. Namun Teheran menolak bernegosiasi dan justru mengajukan tuntutan balasan, termasuk reparasi dan pengakuan kedaulatan.
Dengan kedua pihak tetap pada posisinya, ruang kompromi semakin sempit.
Antara Kekuatan dan Ketidakpastian
Kedatangan USS Tripoli dan ribuan tentara AS mungkin dimaksudkan sebagai langkah pencegahan. Namun dalam praktiknya, setiap tambahan kekuatan justru meningkatkan risiko eskalasi.
Di titik ini, dunia seperti menyaksikan permainan catur berskala global di mana setiap langkah bisa menentukan apakah konflik akan mereda, atau justru naik level.
Dan di tengah semua itu, satu hal menjadi semakin jelas: ketika kapal perang mulai berdatangan, biasanya perdamaian sedang mengambil jarak.*****
Sumber: CENTCOM

“Jangan tunggu mampu dulu untuk memberi, tidak usah sempat dulu untuk berbuat baik”










