InternasionalNewsPolitik

Dua Prajurit TNI Gugur Ketika Perdamaian Dihantam Ledakan dan Dunia Cuma Bisa Mengutuk

bhegins
×

Dua Prajurit TNI Gugur Ketika Perdamaian Dihantam Ledakan dan Dunia Cuma Bisa Mengutuk

Sebarkan artikel ini
Asap mengepul setelah serangan israel di tengah meningkatnya permusuhan antara israel dan hizbullah seiring berlanjutnya konfl 1774875048237
Foto: Asap mengepul setelah serangan Israel, di tengah meningkatnya permusuhan antara Israel dan Hizbullah, seiring berlanjutnya konflik AS-Israel dengan Iran, di Lebanon selatan, Minggu (29/3/2026). (REUTERS/Stringer)

LOCUSONLINE, GARUT – Misi perdamaian dunia kembali menelan ironi paling pahit dua prajurit TNI yang bertugas di bawah panji United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) gugur di Lebanon selatan, Senin (30/3/2026), tepat saat konflik kawasan semakin menyerupai kompetisi siapa paling cepat menghancurkan stabilitas.

Ledakan keras menghantam konvoi logistik UNIFIL di dekat Bani Hayyan. Kendaraan yang membawa personel penjaga perdamaian luluh lantak menyisakan kabar duka, dua korban jiwa asal Indonesia, dan dua lainnya terluka di tengah medan yang kian tak ramah bagi siapa pun yang membawa kata “damai”.

tempat.co

Insiden ini menjadi babak kedua tragedi dalam waktu kurang dari 24 jam. Sehari sebelumnya, satu personel “helm biru” Indonesia juga tewas akibat proyektil yang menghantam pangkalan UNIFIL di Ett Taibe. Seolah konflik tak lagi mengenal jeda, bahkan untuk mereka yang datang tanpa senjata ofensif.

“Ini adalah insiden fatal kedua dalam 24 jam terakhir. Tidak seorang pun seharusnya mati dalam misi perdamaian,” demikian pernyataan resmi UNIFIL, satu kalimat yang terdengar seperti pengingat rutin di tengah perang yang makin sulit dikendalikan.

PBB melalui Kepala Operasi Perdamaian, Jean-Pierre Lacroix, memastikan penyelidikan tengah berjalan. Namun di medan konflik yang penuh kepentingan, mencari siapa yang benar-benar bertanggung jawab sering kali lebih sulit daripada menghentikan peluru itu sendiri.

“Penjaga perdamaian tidak boleh menjadi target,” ujarnya di Markas Besar PBB, New York, sebuah pernyataan normatif yang kembali diuji realitas di lapangan.

Tinggalkan Balasan

banner-amdk-tirta-intan_3_1
previous arrow
next arrow