[Locusonline.co] Jakarta – Setelah menempuh perjalanan mudik jarak jauh, banyak pemilik kendaraan yang langsung menggunakan mobil atau sepeda motornya kembali untuk aktivitas normal seperti bekerja. Namun, pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, mengingatkan bahwa langkah tersebut sebaiknya tidak dilakukan tanpa pemeriksaan awal terlebih dahulu.
“Boleh langsung dipakai, asalkan kendaraan tidak menunjukkan gejala aneh dan dilakukan pengecekan cepat terlebih dahulu,” kata Yannes ketika dihubungi, Senin (30/3/2026).
Mengapa Kendaraan Perlu Dicek Usai Mudik?
Yannes menjelaskan, perjalanan mudik dengan jarak di atas 500 kilometer umumnya membuat kendaraan bekerja lebih berat dibandingkan penggunaan harian. Beberapa faktor yang mempengaruhi antara lain:Faktor Dampak pada Kendaraan Muatan berlebih Tekanan pada suspensi, ban, dan sistem pengereman Suhu mesin tinggi Risiko overheat dan penurunan kualitas oli Kemacetan stop and go Beban ekstra pada sistem pendingin dan transmisi Jalan berlubang Potensi kerusakan pada suspensi, velg, dan ban Paparan hujan Risiko korosi dan kerusakan komponen kelistrikan
Kondisi tersebut, kata dia, berpotensi menimbulkan keausan komponen yang tidak langsung terasa tetapi dapat menjadi masalah serius jika dibiarkan.
Pengecekan Singkat 10 Menit Sebelum Dipakai
Sebelum digunakan kembali ke aktivitas seperti bekerja, pemilik kendaraan disarankan melakukan pemeriksaan singkat selama sekitar 10 menit. Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan:
1. Cek Area Parkir
Pastikan tidak ada tetesan cairan (oli, air radiator, atau minyak rem) di area parkir. Tetesan cairan bisa menjadi indikasi kebocoran.
2. Periksa Tekanan dan Kondisi Ban
- Cek tekanan ban saat kondisi dingin
- Periksa fisik ban dari potensi paku, benjolan, atau retakan
- Pastikan tidak ada keausan yang tidak merata
3. Uji Rem Secara Perlahan
Lakukan uji rem perlahan untuk memastikan:
- Tidak terasa ngempos (rem kurang pakem)
- Tidak menimbulkan getaran saat pengereman
4. Cek Lampu dan Wiper
Pastikan seluruh lampu berfungsi normal dan wiper dapat membersihkan kaca dengan baik.
“Jika semuanya normal, kendaraan bisa digunakan terlebih dahulu untuk perjalanan pendek selama satu hingga dua hari sambil memantau suara dan getaran. Jika muncul gejala yang tidak biasa, sebaiknya jangan dipaksakan,” ujarnya.
Perhatian Khusus untuk Sepeda Motor
Yannes juga menekankan pentingnya pemeriksaan lanjutan pada sepeda motor setelah mudik, terutama pada aspek keselamatan dan keandalan.
Komponen yang Perlu Dicek:
| Komponen | Pengecekan |
|---|---|
| Ban | Tekanan, keausan, potensi paku atau benjolan |
| Rem | Kampas rem, minyak rem, respons pengereman |
| Oli | Level dan kualitas oli mesin |
| Rantai & Sprocket (motor bebek/sport) | Ketegangan, keausan, pelumasan |
| CVT (motor matik) | Keausan belt, roller, dan variator |
Tanda-Tanda Motor Perlu Segera ke Bengkel
Yannes mengidentifikasi beberapa gejala yang menandakan motor perlu segera dibawa ke bengkel:Gejala Potensi Masalah Rem terasa ngempos atau bunyi gesek tajam Kampas rem habis atau minyak rem bocor Getaran berlebih pada kecepatan menengah CVT bermasalah atau ban tidak seimbang Stang terasa tidak stabil Kerusakan suspensi atau sistem kemudi Mesin cepat panas atau suara kasar Oli berkurang, pendingin bermasalah CVT selip (motor matik) Belt aus atau roller rusak Rantai berbunyi keras meski sudah disetel Rantai dan sprocket aus Oli cepat berkurang Kebocoran atau mesin boros oli
Kapan Harus Servis Besar?
Yannes menyebut servis besar perlu dipertimbangkan apabila kendaraan mengalami penggunaan ekstrem selama mudik, seperti:
- Perjalanan jauh dengan beban berat
- Kemacetan panjang berkepanjangan
- Melintasi jalan rusak atau berbatu
Ciri-Ciri Mobil Perlu Servis Besar:
| Gejala | Indikasi |
|---|---|
| Setir bergetar pada kecepatan tertentu | Roda tidak seimbang atau suspensi bermasalah |
| Bunyi dari kolong kendaraan | Komponen suspensi atau knalpot longgar |
| Rem tidak pakem | Kampas rem habis, minyak rem kurang |
| Suhu mesin mudah naik | Radiator kotor, termostat rusak |
| Transmisi terasa menghentak | Oli transmisi perlu diganti |
Ciri-Ciri Motor Perlu Servis Besar:
| Gejala | Indikasi |
|---|---|
| Ban aus tidak merata | Suspensi bermasalah atau tekanan ban tidak sesuai |
| Shockbreaker bocor | Perlu segera diganti |
| Performa menurun dan boros bahan bakar | Oli kotor, filter udara tersumbat |
Servis Besar Pascamudik: Lebih Aman dan Ekonomis
Yannes menambahkan, kendaraan berusia di atas lima tahun atau yang terlambat menjalani servis rutin sebelum mudik sebaiknya segera menjalani servis besar setelah perjalanan.
“Servis besar pascamudik biasanya lebih aman dan ekonomis dibanding menunggu kerusakan yang lebih parah,” pungkas Yannes.
Dengan melakukan pemeriksaan sederhana pascamudik, pemilik kendaraan dapat menghindari risiko kecelakaan akibat komponen yang tidak berfungsi optimal serta menghemat biaya perbaikan yang lebih besar di kemudian hari. (**)














