Otomotif

Jangan Langsung Dipakai! Pakar ITB Ingatkan Cek 10 Menit Usai Mudik, Jika Ada Gejala Ini Segera ke Bengkel

rakyatdemokrasi
×

Jangan Langsung Dipakai! Pakar ITB Ingatkan Cek 10 Menit Usai Mudik, Jika Ada Gejala Ini Segera ke Bengkel

Sebarkan artikel ini
Jangan Langsung Dipakai! Pakar ITB Ingatkan Cek 10 Menit Usai Mudik, Jika Ada Gejala Ini Segera ke Bengkel locusonline featured image Mar 2026

[Locusonline.co] Jakarta – Setelah menempuh perjalanan mudik jarak jauh, banyak pemilik kendaraan yang langsung menggunakan mobil atau sepeda motornya kembali untuk aktivitas normal seperti bekerja. Namun, pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, mengingatkan bahwa langkah tersebut sebaiknya tidak dilakukan tanpa pemeriksaan awal terlebih dahulu.

“Boleh langsung dipakai, asalkan kendaraan tidak menunjukkan gejala aneh dan dilakukan pengecekan cepat terlebih dahulu,” kata Yannes ketika dihubungi, Senin (30/3/2026).

tempat.co

Mengapa Kendaraan Perlu Dicek Usai Mudik?

Yannes menjelaskan, perjalanan mudik dengan jarak di atas 500 kilometer umumnya membuat kendaraan bekerja lebih berat dibandingkan penggunaan harian. Beberapa faktor yang mempengaruhi antara lain:

FaktorDampak pada Kendaraan
Muatan berlebihTekanan pada suspensi, ban, dan sistem pengereman
Suhu mesin tinggiRisiko overheat dan penurunan kualitas oli
Kemacetan stop and goBeban ekstra pada sistem pendingin dan transmisi
Jalan berlubangPotensi kerusakan pada suspensi, velg, dan ban
Paparan hujanRisiko korosi dan kerusakan komponen kelistrikan

Kondisi tersebut, kata dia, berpotensi menimbulkan keausan komponen yang tidak langsung terasa tetapi dapat menjadi masalah serius jika dibiarkan.

Pengecekan Singkat 10 Menit Sebelum Dipakai

Sebelum digunakan kembali ke aktivitas seperti bekerja, pemilik kendaraan disarankan melakukan pemeriksaan singkat selama sekitar 10 menit. Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan:

1. Cek Area Parkir

Pastikan tidak ada tetesan cairan (oli, air radiator, atau minyak rem) di area parkir. Tetesan cairan bisa menjadi indikasi kebocoran.

2. Periksa Tekanan dan Kondisi Ban

  • Cek tekanan ban saat kondisi dingin
  • Periksa fisik ban dari potensi paku, benjolan, atau retakan
  • Pastikan tidak ada keausan yang tidak merata

3. Uji Rem Secara Perlahan

Lakukan uji rem perlahan untuk memastikan:

  • Tidak terasa ngempos (rem kurang pakem)
  • Tidak menimbulkan getaran saat pengereman

4. Cek Lampu dan Wiper

Pastikan seluruh lampu berfungsi normal dan wiper dapat membersihkan kaca dengan baik.

“Jika semuanya normal, kendaraan bisa digunakan terlebih dahulu untuk perjalanan pendek selama satu hingga dua hari sambil memantau suara dan getaran. Jika muncul gejala yang tidak biasa, sebaiknya jangan dipaksakan,” ujarnya.

Perhatian Khusus untuk Sepeda Motor

Yannes juga menekankan pentingnya pemeriksaan lanjutan pada sepeda motor setelah mudik, terutama pada aspek keselamatan dan keandalan.

Komponen yang Perlu Dicek:

KomponenPengecekan
BanTekanan, keausan, potensi paku atau benjolan
RemKampas rem, minyak rem, respons pengereman
OliLevel dan kualitas oli mesin
Rantai & Sprocket (motor bebek/sport)Ketegangan, keausan, pelumasan
CVT (motor matik)Keausan belt, roller, dan variator

Tanda-Tanda Motor Perlu Segera ke Bengkel

Yannes mengidentifikasi beberapa gejala yang menandakan motor perlu segera dibawa ke bengkel:

GejalaPotensi Masalah
Rem terasa ngempos atau bunyi gesek tajamKampas rem habis atau minyak rem bocor
Getaran berlebih pada kecepatan menengahCVT bermasalah atau ban tidak seimbang
Stang terasa tidak stabilKerusakan suspensi atau sistem kemudi
Mesin cepat panas atau suara kasarOli berkurang, pendingin bermasalah
CVT selip (motor matik)Belt aus atau roller rusak
Rantai berbunyi keras meski sudah disetelRantai dan sprocket aus
Oli cepat berkurangKebocoran atau mesin boros oli


Kapan Harus Servis Besar?

Yannes menyebut servis besar perlu dipertimbangkan apabila kendaraan mengalami penggunaan ekstrem selama mudik, seperti:

  • Perjalanan jauh dengan beban berat
  • Kemacetan panjang berkepanjangan
  • Melintasi jalan rusak atau berbatu

Ciri-Ciri Mobil Perlu Servis Besar:

GejalaIndikasi
Setir bergetar pada kecepatan tertentuRoda tidak seimbang atau suspensi bermasalah
Bunyi dari kolong kendaraanKomponen suspensi atau knalpot longgar
Rem tidak pakemKampas rem habis, minyak rem kurang
Suhu mesin mudah naikRadiator kotor, termostat rusak
Transmisi terasa menghentakOli transmisi perlu diganti

Ciri-Ciri Motor Perlu Servis Besar:

GejalaIndikasi
Ban aus tidak merataSuspensi bermasalah atau tekanan ban tidak sesuai
Shockbreaker bocorPerlu segera diganti
Performa menurun dan boros bahan bakarOli kotor, filter udara tersumbat

Servis Besar Pascamudik: Lebih Aman dan Ekonomis

Yannes menambahkan, kendaraan berusia di atas lima tahun atau yang terlambat menjalani servis rutin sebelum mudik sebaiknya segera menjalani servis besar setelah perjalanan.

“Servis besar pascamudik biasanya lebih aman dan ekonomis dibanding menunggu kerusakan yang lebih parah,” pungkas Yannes.

Dengan melakukan pemeriksaan sederhana pascamudik, pemilik kendaraan dapat menghindari risiko kecelakaan akibat komponen yang tidak berfungsi optimal serta menghemat biaya perbaikan yang lebih besar di kemudian hari. (**)

Tinggalkan Balasan

banner-amdk-tirta-intan_3_1
previous arrow
next arrow