Untuk kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B), distribusi tetap berjalan normal hingga hari Sabtu. Artinya, negara masih memberi perhatian ekstra bagi mereka yang paling membutuhkan asupan gizi stabil.
Kebijakan ini, jika dibaca secara jujur, bukan sekadar soal makanan. Ia adalah cermin lama yang dipoles ulang: bahwa akses masih menentukan kualitas layanan publik.
Anak di kota mungkin menikmati menu segar lima hari penuh. Sementara itu, anak di wilayah 3T belajar sejak dini bahwa gizi pun punya versi geografis.
Namun, di tengah segala keterbatasan, pemerintah memilih satu hal yang pasti, semua tetap kebagian meski dengan rasa dan bentuk yang, seperti pembangunan itu sendiri, belum sepenuhnya merata.*****

“Jangan tunggu mampu dulu untuk memberi, tidak usah sempat dulu untuk berbuat baik”










