[Locusonline.co] Jakarta – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto memberikan bantuan berupa satu rumah lengkap dengan perabotannya serta satu unit sepeda motor kepada keluarga prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian dunia di Lebanon. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara.
Bantuan tersebut diberikan kepada keluarga Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan, prajurit Kodam IX/Udayana yang gugur saat menjalankan tugas di wilayah konflik Lebanon selatan. Penyerahan dilakukan melalui Asisten Personel Kasdam IX/Udayana Kolonel Arh Burhan Fajari Arfian pada Sabtu (4/4/2026).
Bantuan untuk Keluarga yang Ditinggalkan
Selain rumah yang berlokasi di Magelang, Jawa Tengah, keluarga almarhum juga menerima:Bantuan Keterangan Satu unit rumah Lengkap dengan perabotan Satu unit sepeda motor Untuk mendukung mobilitas keluarga Sejumlah bantuan lain Untuk mendukung kebutuhan hidup ke depan
Pangdam IX/Udayana menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian dan tanggung jawab institusi terhadap keluarga prajurit yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi tugas negara.
Bertemu Langsung dengan Istri dan Bayi 7 Bulan
Dalam kesempatan tersebut, Pangdam juga bertemu langsung dengan keluarga almarhum, yaitu istri Hana Dita Anjani dan putrinya yang masih berusia tujuh bulan. Kehadiran Pangdam tidak hanya sebagai perwakilan institusi, tetapi juga bentuk dukungan moril kepada keluarga yang tengah berduka.
Momentum penyerahan bantuan ini berlangsung bertepatan dengan prosesi penjemputan jenazah prajurit TNI yang gugur, yang tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Sabtu (4/4).
Komitmen TNI terhadap Keluarga Prajurit
Kapendam IX/Udayana, Kolonel Inf Widi Rahman, menyampaikan bahwa langkah yang dilakukan Pangdam merupakan bentuk penghormatan kepada prajurit yang gugur dalam menjalankan tugas negara.
Menurutnya, TNI akan terus berkomitmen memberikan perhatian kepada keluarga prajurit sebagai bagian dari tanggung jawab moral institusi.
“Pengabdian para prajurit yang gugur akan selalu dikenang dan menjadi inspirasi bagi seluruh prajurit TNI,” ujar Widi.
Prosesi Penyambutan Jenazah Dipimpin Presiden
Prosesi penyambutan jenazah tiga prajurit TNI dilakukan secara militer dan dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Tiga prajurit yang gugur adalah:Nama Pangkat (Anumerta) Asal Satuan Zulmi Aditya Iskandar Mayor Inf Kodam IX/Udayana Muhammad Nur Ichwan Serka Kodam IX/Udayana Farizal Rhomadon Kopda –
Usai penyambutan, jenazah diberangkatkan ke daerah asal untuk dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan (TMP) masing-masing.
Lokasi Pemakaman
| Almarhum | Lokasi Pemakaman |
|---|---|
| Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar | TMP Cikutra, Bandung |
| Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan | TMP Giri Dhamoloyo II, Magelang |
| Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadon | TMP Giripen, Kulonprogo, DIY |
Latar Belakang: Gugurnya Tiga Prajurit di Lebanon
Tiga prajurit TNI gugur dalam dua insiden terpisah di Lebanon selatan:Tanggal Peristiwa Minggu (29/3) Kopda Farizal Rhomadon gugur akibat ledakan proyektil di dekat pos Indonesia di Desa Adchit Al Qusayr Senin (30/3) Mayor Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Serka Muhammad Nur Ichwan gugur akibat ledakan dari sumber yang belum diketahui
Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya eskalasi konflik antara Israel dan Hizbullah di wilayah Lebanon selatan.
Bantuan rumah dan sepeda motor yang diberikan Pangdam IX/Udayana kepada keluarga Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan menunjukkan bahwa TNI tidak hanya peduli pada prajurit saat bertugas, tetapi juga kepada keluarga yang ditinggalkan. Penghormatan tertinggi diberikan kepada para pahlawan yang gugur dalam misi perdamaian dunia, sekaligus menjadi pengingat bahwa pengabdian mereka tidak akan pernah dilupakan. (**)














