Jakarta – Kematian misterius seorang diplomat muda Kementerian Luar Negeri, ADP (39), di kamar kosnya di kawasan elite Menteng, Jakarta Pusat, mengguncang publik. Pria berusia 39 tahun itu ditemukan tewas dengan kondisi wajah terlilit lakban, memicu spekulasi apakah ini kasus bunuh diri atau ada campur tangan pihak lain.
Fakta Mengejutkan yang Terungkap Sejauh Ini
1. Korban Punya Riwayat Penyakit, Tapi Ada Kejanggalan
Polisi telah memeriksa istri korban yang mengungkapkan bahwa ADP memiliki riwayat penyakit GERD dan kolesterol tinggi. Namun, apakah kondisi kesehatan ini terkait dengan kematiannya masih jadi pertanyaan besar.
“Kita masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan apakah ada indikasi keracunan atau penyebab lain,” tegas Kompol Sigit Karyono dari Polres Metro Jakarta Pusat.
2. Pintu Kos Pakai Smart Lock, Hanya Korban yang Tahu Kodenya
Yang bikin bulu kuduk merinding—kamar kos ADP menggunakan sistem smart door lock yang hanya bisa dibuka dengan kode khusus.
“Tidak sembarang orang bisa masuk. Hanya korban yang tahu kodenya,” ungkap Kapolsek Menteng Kompol Rezha Rahandi.
Pertanyaannya: Bagaimana bisa wajahnya terlilit lakban jika tidak ada orang lain yang masuk?
3. Istri Sempat Panik karena Tak Bisa Hubungi Suaminya
Sebelum ditemukan tewas, istri ADP sempat melapor ke penjaga kos karena suaminya tidak bisa dihubungi berjam-jam. Penjaga kos dan tetangga kemudian membuka paksa pintu—dan menemukan ADP sudah tak bernyawa dalam kondisi yang mencurigakan.
Misteri yang Belum Terpecahkan
- Apakah ini kasus bunuh diri atau pembunuhan berkedok kecelakaan?
- Siapa yang punya akses ke kamar ADP selain dirinya sendiri?
- Mengapa wajahnya harus ditutup lakban?
Polisi masih mengumpulkan bukti, termasuk rekam medis dan pemeriksaan forensik mendalam. Namun, publik menunggu—apakah ini sekadar tragedi kesehatan, atau ada skema jahat di balik kematian diplomat muda ini? (dtc)