ArtikelDesakuEkonomiNasionalNews

Mendes Yandri ke Para Bupati “Desa Jangan Cuma Jadi Penonton, Saatnya Naik Panggung Ekonomi”

bhegins
×

Mendes Yandri ke Para Bupati “Desa Jangan Cuma Jadi Penonton, Saatnya Naik Panggung Ekonomi”

Sebarkan artikel ini
Gemini Generated Image 4hsozp4hsozp4hso
Foto Ilustrasi Ai

LOCUSONLINE, BATAM – Di hadapan sekitar 160 bupati yang menghadiri Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) di Batam, Selasa, 20/1. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengajak kepala daerah berhenti menjadikan desa sekadar penerima program, dan mulai memposisikannya sebagai mesin ekonomi sungguhan.

Yandri menyebut pemerintah pusat telah menyiapkan kendaraan bernama Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang terbukti melahirkan desa ekspor dan desa wisata di berbagai wilayah. Tinggal satu soal: mau dikemudikan serius atau hanya dipajang di garasi kebijakan.

tempat.co

“Kami tawarkan BUMDes kepada para bupati. Setiap daerah punya potensi, tapi beda-beda. Tinggal mau digarap atau dibiarkan jadi cerita seminar,” kata Yandri.

Ia memaparkan konsep desa tematik yang kian menjamur, mulai dari desa nila, desa lele, desa ayam petelur, desa jagung, hingga ragam komoditas lainnya. Namun, Yandri menekankan semua itu tak akan bergerak tanpa orkestrasi yang rapi antara BUMDes dan pemerintah kabupaten.

Kemendes PDT, lanjut Yandri, siap berperan sebagai mak comblang ekonomi desa menghubungkan kebutuhan permodalan, pemasaran, pendampingan, hingga pemberdayaan masyarakat. Salah satu program andalan yang terus didorong adalah Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) yang kini menjangkau 1.110 desa di berbagai pelosok.

“Bantuannya bervariasi. Ada desa dapat Rp400 juta, ada Rp300 juta, bahkan lebih. Hasilnya, sudah ada desa yang naik kelas jadi desa ekspor,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

banner-amdk-tirta-intan_3_1
previous arrow
next arrow