Garut

Harlah ALMAGARI ke-4, Bupati Garut Ingatkan Bahaya Radikalisme

suradigrt
×

Harlah ALMAGARI ke-4, Bupati Garut Ingatkan Bahaya Radikalisme

Sebarkan artikel ini
Harlah ALMAGARI ke 4, Bupati Garut Ingatkan Bahaya Radikalisme locusonline featured image Feb
ucapan selamat Hari Jadi Garut ke 213

[Locusonline.co] GARUT – Di tengah hiruk-pikuk dinamika kebangsaan, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menegaskan komitmennya untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hal itu disampaikannya saat menghadiri perayaan Harlah ke-4 DPP Aliansi Masyarakat Garut Anti Radikalisme (ALMAGARI) di Sekretariat DPP ALMAGARI, Kampung Galumpit, Kecamatan Garut Kota, Sabtu (14/2/2026).

Acara yang mengusung semangat kebhinekaan ini menjadi momentum refleksi bersama bahwa perbedaan bukanlah ancaman, melainkan kekayaan bangsa yang harus dirawat.

tempat.co

Di hadapan pengurus ALMAGARI, tokoh masyarakat, dan tamu undangan, Bupati Abdusy Syakur menyampaikan pesan mendalam tentang makna kebersamaan. Ia menekankan bahwa meskipun masyarakat Indonesia terdiri dari berbagai latar belakang suku, budaya, bahasa, dan agama, semua memiliki cita-cita yang sama: mewujudkan negara yang adil, makmur, dan sejahtera.

“Orang yang memiliki latar belakang berbeda itu punya keinginan yang sama. Ingin menjadikan negara kita adil, makmur, dan sejahtera. Tentu saja sesuai dengan kemampuan masing-masing,” ujar Bupati.

Pernyataan ini menjadi pengingat kuat bahwa perbedaan tidak seharusnya dipertentangkan, tetapi justru menjadi energi kolektif untuk membangun.

Waspada terhadap Gerakan yang Memaksakan Homogenitas

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyoroti fenomena kelompok-kelompok yang memaksakan homogenitas atau keseragaman, seperti gerakan Negara Islam Indonesia (NII). Menurutnya, gerakan semacam ini harus menjadi perhatian serius seluruh elemen masyarakat.

Ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap warga yang mungkin terpapar informasi yang salah, hingga akhirnya tergabung dalam kelompok yang ingin mendirikan negara sendiri di luar NKRI.

“Kalau pun ada warga kita yang kena salah informasi atau kemudian tergabung ke dalam kelompok yang diduga memiliki keinginan mendirikan negara sendiri, ini yang harus kita awasi bersama,” tegasnya.

Pesan ini relevan mengingat radikalisme dan intoleransi masih menjadi ancaman nyata, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di daerah.

Salah satu poin penting yang disampaikan Bupati adalah membantah anggapan bahwa gerakan radikalisme muncul karena ketidakhadiran negara. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Garut berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat.

“Ada anggapan bahwa orang terpapar radikalisme karena merasa negara tidak hadir. Oleh sebab itu, saya yakinkan bahwa negara hadir bersama bapak ibu semua,” ujar Abdusy Syakur.

Pernyataan ini menjadi jembatan emosional antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus menegaskan bahwa pelayanan, perlindungan, dan pembinaan ideologi terus dilakukan secara konsisten.

Rangkaian Kegiatan Harlah ALMAGARI ke-4: Dari Budaya hingga Deklarasi Kebangsaan

Harlah ke-4 DPP ALMAGARI tidak hanya diisi dengan sambutan dan diskusi, tetapi juga berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat:

KegiatanDeskripsi
Gelar BudayaMenampilkan kekayaan seni dan tradisi lokal sebagai simbol keberagaman
Layanan Kesehatan GratisBentuk nyata kehadiran negara dan organisasi dalam melayani masyarakat
SantunanBantuan bagi warga yang membutuhkan sebagai wujud kepedulian sosial
Deklarasi Kembalinya Eks NII ke NKRIMomen penting yang menegaskan komitmen terhadap ideologi Pancasila
Diskusi KebangsaanForum akademik dan sosial untuk memperkuat wawasan kebangsaan

Deklarasi kembalinya eks NII ke NKRI menjadi puncak simbolis bahwa jalan terbaik adalah kembali ke pangkuan ibu pertiwi. Ini adalah bukti bahwa pendekatan lunak (soft approach) dan dialog lebih efektif daripada kekerasan dalam membangun kesadaran berbangsa.

ALMAGARI: Garda Terdepan Menjaga Ideologi di Garut

Aliansi Masyarakat Garut Anti Radikalisme (ALMAGARI) telah menunjukkan konsistensinya selama empat tahun terakhir sebagai organisasi masyarakat yang aktif dalam menjaga kondusivitas wilayah. Keberadaan mereka menjadi mitra strategis pemerintah dalam:

✅ Menangkal paham radikal di tingkat akar rumput
✅ Membangun narasi kebangsaan yang inklusif
✅ Merehabilitasi warga yang terpapar ideologi ekstrem
✅ Menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah

Dengan semangat kebersamaan, ALMAGARI membuktikan bahwa masyarakat sipil memiliki peran besar dalam menjaga ideologi Pancasila.

Di usia ALMAGARI yang ke-4, pesan Bupati Garut menggema jelas: perbedaan jangan dipertajam, persatuan jangan dikendurkan. Radikalisme tidak lahir dari kekayaan budaya, tetapi dari ketidakmampuan memahami perbedaan.

Dengan kehadiran negara yang konsisten, kolaborasi bersama elemen masyarakat seperti ALMAGARI, serta edukasi kebangsaan yang berkelanjutan, Garut optimis menjadi benteng terdepan dalam menjaga NKRI.

“Negara hadir. Negara melayani. Negara melindungi. Dan kita semua, dalam keberagaman, adalah Indonesia.”


#HarlahALMAGARI4 #GarutAntiRadikalisme #NKRIHargaMati #KeberagamanIndonesia #BupatiGarut #NegaraHadir #DeklarasiEksNII #MerawatKebhinekaan

Tinggalkan Balasan

banner-amdk-tirta-intan_3_1
previous arrow
next arrow