ArtikelBandungDaerahInfrastrukturNews

Jalan Rancaekek–Majalaya Berubah Jadi Arena Uji Suspensi: Lubang Ditambal Tanah, Doa Jadi Andalan

bhegins
×

Jalan Rancaekek–Majalaya Berubah Jadi Arena Uji Suspensi: Lubang Ditambal Tanah, Doa Jadi Andalan

Sebarkan artikel ini
Gemini Generated Image of0217of0217of02
Foto Ilustrasi
ucapan selamat Hari Jadi Garut ke 213

LOCUSONLINE, BANDUNG – Jika suspensi kendaraan bisa bicara, mungkin sudah lama protes. Di ruas Jalan Rancaekek-Majalaya, tepatnya kawasan Pasar Dangdeur, pengendara diminta ekstra waspada. Kerusakan di jalur provinsi Jawa Barat itu bukan sekadar retak halus, melainkan lubang cukup dalam dan lebar yang berpotensi membahayakan.

Pantauan di lapangan pada Minggu (1/3/2026) menunjukkan sejumlah lubang telah ditutup tanah. Namun, tambalan tersebut belum sepenuhnya menutup risiko. Permukaan jalan tetap tidak rata dan berpotensi memicu kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua.

tempat.co

Kerusakan serupa juga ditemukan di beberapa titik lain, seperti sekitar SPBU Rancaekek, kawasan Rancabatok, hingga persimpangan menuju SMAN 1 Rancaekek. Jalur ini merupakan akses vital yang setiap hari dilintasi kendaraan pribadi maupun truk besar menuju kawasan industri Majalaya dan Solokanjeruk.

Lila (33), warga Solokanjeruk yang saban hari melintas untuk bekerja di Cileunyi, mengaku khawatir dengan kondisi tersebut.

“Kerusakan terjadi di banyak titik dan membutuhkan perbaikan segera. Ia menyebut jalan itu sebagai akses utama menuju tempat kerja, sehingga tetap harus dilalui meski berisiko,” paparnya.

Keluhan serupa disampaikan Deni, warga Rancaekek. Ia menuturkan insiden pengendara terjatuh kerap terjadi, terutama pada malam hari ketika pencahayaan minim dan lubang sulit terlihat. Ia berharap ada perhatian serius dari pihak terkait agar kerusakan tidak terus dibiarkan.

Berdasarkan data Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jawa Barat, tingkat kemantapan jalan provinsi per Desember 2025 mencapai 91,68 persen. Dari total panjang jalan provinsi, sekitar 2.165,7 kilometer berada dalam kondisi mantap, sementara 196,483 kilometer lainnya masuk kategori tidak mantap atau rusak.

Tinggalkan Balasan

banner-amdk-tirta-intan_3_1
previous arrow
next arrow