LOCUSONLINE, GARUT – Aktivitas pariwisata di Kabupaten Garut pada awal tahun 2026 menunjukkan dinamika yang menarik. Jumlah perjalanan wisatawan nusantara meningkat, namun tingkat hunian hotel justru mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya.
Data dari Badan Pusat Statistik mencatat jumlah Wisatawan Nusantara (Wisnus) yang melakukan perjalanan ke Kabupaten Garut pada Januari 2026 mencapai 729 ribu perjalanan. Angka tersebut meningkat 8,89 persen dibandingkan Desember 2025.
Peningkatan jumlah perjalanan ini menunjukkan bahwa Garut masih menjadi salah satu tujuan wisata domestik yang diminati, terutama bagi wisatawan dari wilayah Jawa Barat dan sekitarnya.
Namun di sisi lain, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel di Garut pada Januari 2026 justru mengalami penurunan. TPK hotel tercatat 31,60 persen, turun 3,11 poin dibandingkan Desember 2025 yang mencapai 34,71 persen.
Baca Juga : Ketika Data Dihimpun, Masa Depan Dirumuskan: Sensus Ekonomi 2026 dan Pentingnya Kejujuran Statistik
Penurunan ini terlihat baik pada hotel berbintang maupun hotel nonbintang.
Pada hotel berbintang, tingkat hunian kamar pada Januari 2026 tercatat 52,73 persen, turun cukup signifikan yaitu 9,29 poin dibandingkan Desember 2025 yang mencapai 62,02 persen.
Sementara itu, TPK hotel nonbintang pada Januari 2026 tercatat 27,68 persen, atau turun 0,78 poin dari bulan sebelumnya yang mencapai 28,46 persen.
Meski tingkat hunian hotel mengalami penurunan, rata-rata lama menginap tamu hotel di Garut menunjukkan sedikit peningkatan.
Rata-rata lama menginap tamu hotel secara gabungan pada Januari 2026 tercatat 1,06 malam, naik 0,01 malam dibandingkan Desember 2025 yang berada di angka 1,05 malam.

“Jangan tunggu mampu dulu untuk memberi, tidak usah sempat dulu untuk berbuat baik”










