[Locusonline.co] BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung bersama Polri dan TNI menyatakan kesiapan penuh dalam mengamankan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah melalui Operasi Ketupat Lodaya 2026. Ribuan personel gabungan diterjunkan untuk memastikan arus mudik, aktivitas wisata, dan perayaan Lebaran berjalan aman dan lancar.
Kesiapan ini ditandai dengan Apel Gelar Pasukan yang digelar di halaman Polrestabes Bandung, Kamis (12/3/2026). Apel tersebut menjadi simbol dimulainya operasi terpadu yang akan berlangsung selama periode kritis mudik dan balik.
1.627 Personel, 61 Posko: Siap Melayani Masyarakat
Pelaksana Tugas Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Adiwijaya, memaparkan bahwa sebanyak 1.627 personel dikerahkan dan akan bertugas di 61 posko yang tersebar di seluruh Kota Bandung.
“Sebanyak 1.627 personel kami siagakan di 61 pos, yang terdiri dari 16 pos pengamanan dan 6 pos pelayanan. Pos-pos ini diharapkan dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat, baik yang melaksanakan mudik maupun yang beraktivitas selama libur Lebaran,” kata Adiwijaya.
Personel mulai menempati pos-pos yang telah disiapkan sejak pukul 00.00 WIB setelah apel dilaksanakan. Mereka akan bertugas 24 jam selama periode operasi.
Bandung Rawan Wisatawan, Pemkot Siapkan Antisipasi Ekstra
Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain, menyoroti potensi peningkatan kunjungan wisatawan ke Bandung, terutama setelah hari pertama dan kedua Lebaran.
“Biasanya pada hari pertama dan kedua Lebaran relatif lebih sepi karena masyarakat masih berkumpul dengan keluarga atau pulang kampung. Namun setelah itu kunjungan dari luar kota mulai meningkat. Hal ini tentu kami antisipasi, baik dari sisi potensi kemacetan maupun aspek keamanan bagi masyarakat dan wisatawan,” ujarnya.
Kawasan seperti Asia Afrika dan destinasi wisata ikonik lainnya akan menjadi fokus pengawasan ekstra. Aparat gabungan dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta aparatur kewilayahan akan disiagakan di titik-titik keramaian.
Dishub Siapkan 701 Personel dan Posko Induk di Cicaheum
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Rasdian Setiadi, merinci kesiapan sektor transportasi. Sebanyak 701 personel Dishub akan dikerahkan untuk mengatur lalu lintas di titik-titik strategis, termasuk pintu masuk kota dan jalur rawan macet.
“Petugas juga ditempatkan di sekitar pintu tol dan terminal, serta melakukan pemantauan selama 24 jam untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas,” ujar Rasdian.
Selain itu, Dishub menyiapkan posko induk di Terminal Cicaheum yang berfungsi memantau pergerakan penumpang, baik yang datang maupun berangkat dari Kota Bandung. Posko ini juga akan melibatkan sejumlah perangkat daerah, termasuk Dinas Kesehatan, untuk mendukung pelayanan bagi masyarakat.
Jadwal Operasi Ketupat Lodaya 2026
- Operasi Kepolisian: 13 – 25 Maret 2026
- Kesiapsiagaan Sektor Transportasi: Hingga 29 Maret 2026 (sesuai edaran Kemenhub)
Dengan ribuan personel yang disiagakan dan puluhan posko yang didirikan, diharapkan masyarakat dapat menjalani mudik dan merayakan Lebaran dengan tenang. Koordinasi lintas sektor antara Pemkot, Polri, TNI, dan instansi terkait menjadi kunci utama dalam mewujudkan Operasi Ketupat Lodaya 2026 yang sukses. (**)













