[Locusonline.co] Jakarta – Salah satu pertanyaan terbesar penggemar Samsung setiap kali seri Galaxy S baru rilis adalah: “Apakah versi Exynos sebaik versi Snapdragon?” Kini, Samsung angkat bicara! Perusahaan menjamin bahwa performa Galaxy S26 dan Galaxy S26 Plus yang menggunakan chip Exynos 2600 buatan sendiri tidak akan kalah bersaing dengan Galaxy S26 Ultra yang menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5.
Pernyataan ini disampaikan langsung oleh MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, Ilham Indrawan, di Jakarta, Senin (16/3/2026). Menurutnya, meski menggunakan chip berbeda, pengalaman pengguna tetap premium di semua varian.
Exynos 2600: Arsitektur 2nm yang Lebih Canggih!
Keunggulan utama Exynos 2600 terletak pada arsitekturnya. Chip ini dibangun di atas teknologi 2nm, yang ukuran transistor-nya lebih kecil dan lebih rapat dibandingkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang masih menggunakan arsitektur 3nm.
Apa artinya?
- Transistor lebih rapat = performa lebih tinggi
- Efisiensi daya lebih baik = baterai lebih awet
- Ukuran chip lebih kecil = ruang lebih lega untuk komponen lain
Ilham menegaskan, “Chipset ini bahkan bisa menyamakan performance dari Snapdragon 8 Elite Gen 5. Itu baik dalam aspek single-core ataupun bahkan multi-core. Di beberapa skenario bahkan lebih baik, khususnya dalam generating AI-nya.”
Bukti Skor Benchmark: Hanya Selisih Tipis!
Kekhawatiran pengguna selama ini terjawab sudah. Akun X @GadgetsBoy membagikan hasil benchmark yang menunjukkan performa kedua chip sangat berdekatan:Perangkat Chipset Skor Single-Core Skor Multi-Core Galaxy S26 Ultra Snapdragon 8 Elite Gen 5 3.670 10.981 Galaxy S26 Plus Exynos 2600 3.105 10.444
Selisih hanya sekitar 10% – angka yang sangat kecil untuk penggunaan sehari-hari. Dalam benchmark multi-core yang mengukur performa berat, Exynos 2600 mampu mendekati angka Snapdragon.
Dalam pemakaian nyata, perbedaan ini biasanya hanya terasa pada kecepatan membuka aplikasi atau respons navigasi ringan. Untuk gaming berat, rendering video, dan multitasking, keduanya sama-sama gahar!
AI Processing: Exynos Justru Unggul?
Klaim menarik datang dari sektor kecerdasan buatan (AI). Ilham menyebut bahwa Exynos 2600 sangat mumpuni dalam generating AI. Ini berarti tugas-tugas seperti pengeditan foto berbasis AI, terjemahan real-time, dan fitur Galaxy AI lainnya bisa berjalan sangat optimal di Galaxy S26 dan S26+, bahkan mungkin lebih baik dari versi Snapdragon.
Kelasnya Setara, Bukan Kelas Kedua!
Yang ditekankan Samsung adalah, jangan pernah menganggap Galaxy S26 dan S26 Plus sebagai “kelas kedua” hanya karena tidak menggunakan Snapdragon.
“Jadi kelasnya bukan kelas yang berbeda. Ini kelas yang benar-benar setara dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5,” tegas Ilham.
Pernyataan ini penting untuk membangun kepercayaan konsumen, terutama di pasar seperti Eropa dan Asia (termasuk Indonesia) yang sering mendapatkan varian Exynos.
Spesifikasi Unggulan Lainnya
Selain performa, Galaxy S26 dan S26 Plus juga punya keunggulan lain:
Galaxy S26
- Layar 6,3 inci FHD+ Dynamic AMOLED 2X, 120Hz
- Baterai 4.300 mAh
- Triple kamera 50MP (utama, telefoto 3x, ultra-wide)
- Ketebalan hanya 7,2mm, bobot 167 gram
Galaxy S26 Plus
- Layar 6,7 inci QHD+ Dynamic AMOLED 2X, 120Hz
- Baterai 4.900 mAh
- Konfigurasi kamera serupa dengan S26
- Mendukung Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6.0
Keduanya juga sudah menjalankan Android 16 dengan One UI 8.5, serta mendapatkan jaminan pembaruan keamanan hingga 7 tahun.
Dengan arsitektur 2nm yang lebih canggih, skor benchmark yang hampir setara, dan keunggulan di pemrosesan AI, Exynos 2600 membuktikan diri sebagai chip flagship yang layak.
Jadi, buat kamu yang berminat membeli Galaxy S26 atau S26 Plus, tidak perlu ragu! Performanya akan tetap mulus untuk gaming, produktivitas, dan fitur AI tercanggih.
Tertarik memboyong si compact flagship atau varian Plus-nya? Samsung Galaxy S26 series sudah bisa didapatkan di Indonesia! (**)














