[Locusonline.co] BANDUNG – Insiden mengejutkan terjadi di kawasan Taman Pramuka, Jalan R.E. Martadinata, Kecamatan Bandung Wetan, Selasa (24/3/2026) siang. Sebuah tiang Penerangan Jalan Umum (PJU) roboh dan menutup sebagian badan jalan, menyebabkan arus lalu lintas tersendat dan membahayakan pengguna jalan.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Tiang yang patah di bagian pangkalnya itu jatuh melintang ke jalan, disertai kabel yang menjuntai dan sempat membuat pengendara panik.
Detik-Detik Kejadian: Bus Tersangkut Kabel, Tiang Roboh
Berdasarkan kronologi awal, insiden bermula saat sebuah kendaraan bus melintas di kawasan tersebut. Diduga, bagian kendaraan menyangkut kabel atau struktur tiang PJU, sehingga menarik dan menyebabkan tiang patah lalu roboh ke badan jalan.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini. Namun, tiang beserta kabel yang melintang langsung mengganggu arus lalu lintas.
Petugas Gabungan Bergerak Cepat
Begitu menerima laporan, petugas gabungan langsung dikerahkan ke lokasi. Tim dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Diskarmatan), TNI-Polri, serta unsur Satlinmas kecamatan dan kelurahan bergerak cepat.
Langkah awal yang dilakukan:
- Mengamankan area dan memasang pembatas untuk mencegah kendaraan melintas terlalu dekat dengan titik rawan.
- Memotong dan menggulung kabel yang berserakan di badan jalan.
- Mengerahkan kendaraan crane untuk mengangkat bagian tiang yang roboh dan memperbaiki jalur kabel.
Rekayasa Lalu Lintas: Buka-Tutup Minimalkan Kemacetan
Di tengah proses evakuasi, anggota Trantib Kecamatan dan Linmas Kelurahan sigap mengatur arus lalu lintas. Sistem buka-tutup diterapkan untuk kendaraan roda dua dan roda empat, sehingga pengendara tetap bisa melintas secara bergantian.
Suasana di lokasi sempat ramai oleh aktivitas petugas dan pengendara yang melambatkan laju kendaraan. Petugas terus memberikan imbauan agar masyarakat tetap waspada.
Berkat Koordinasi, Badan Jalan Kembali Dibuka
Berkat koordinasi lintas instansi, proses penanganan berjalan relatif cepat. Secara bertahap, badan jalan mulai dapat dilalui kembali setelah material tiang dan kabel berhasil disingkirkan dari jalur utama.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengimbau para pengendara, khususnya kendaraan besar, untuk lebih berhati-hati saat melintas di jalur yang memiliki jaringan utilitas udara, guna mencegah kejadian serupa di kemudian hari.
Insiden ini menjadi pengingat pentingnya koordinasi dan kesiapsiagaan petugas dalam menangani kondisi darurat, sekaligus perlunya kewaspadaan bagi semua pengguna jalan, terutama yang melintas di kawasan dengan infrastruktur kabel udara yang kompleks. (**)














