[Locusonline.co] BANDUNG – Kawasan Jelekong di Kabupaten Bandung berpotensi menjadi salah satu lokasi pengembangan Pembangkit Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di wilayah Bandung Raya. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengungkapkan bahwa hasil tinjauan awal dari Kementerian Lingkungan Hidup menilai kawasan tersebut layak secara teknis untuk dijadikan lokasi PSEL.
“Secara tinjauan awal dari Menteri Lingkungan Hidup, Jelekong dinilai layak. Tapi tetap harus kita konfirmasi melalui pembicaraan lintas pemerintah dan survei teknis agar mendapatkan rekomendasi resmi,” kata Farhan di Balai Kota Bandung, Senin, 30 Maret 2026 .
Proses Penetapan: Tidak Bisa Terburu-buru
Meski mendapatkan penilaian awal yang positif, Farhan menegaskan bahwa proses penetapan lokasi tidak bisa dilakukan secara terburu-buru. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung masih harus melakukan koordinasi lintas pemerintah dan survei teknis lanjutan.
Pihak-pihak yang akan dilibatkan dalam koordinasi meliputi:
- Pemerintah Provinsi Jawa Barat
- Pemerintah Kabupaten Bandung
- Kementerian Lingkungan Hidup
“Secara tinjauan awal dari Menteri Lingkungan Hidup, Jelekong dinilai layak. Tapi tetap harus kita konfirmasi melalui pembicaraan lintas pemerintah dan survei teknis agar mendapatkan rekomendasi resmi,” ujarnya .
Farhan memastikan komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Bandung sudah dilakukan dan akan terus berlanjut dalam waktu dekat, termasuk agenda pembahasan di Jakarta dan Bandung.
Antisipasi Konflik Sosial: Akses Khusus Menuju Lokasi
Farhan juga tidak menutup kemungkinan adanya potensi konflik sosial di masyarakat terkait rencana pembangunan PSEL. Untuk itu, pemerintah menyiapkan langkah mitigasi sejak awal.
“Ada potensi konflik sosial, itu sebabnya kita harus siapkan akses khusus dari Tegalluar ke Jelekong agar tidak mengganggu aktivitas warga,” jelasnya .
Pembangunan infrastruktur akses ini menjadi krusial untuk memastikan:
- Operasional PSEL di masa depan berjalan lancar.
- Tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan sekitar.
- Aktivitas warga di sekitar lokasi tidak terganggu.
“Pembangunan infrastruktur jadi krusial karena untuk memastikan operasional PSEL, agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan sekitar,” tuturnya .
PSEL Bandung Raya: Solusi Energi Berbasis Lingkungan
PSEL merupakan bagian dari strategi jangka panjang Pemerintah Kota Bandung dalam mengelola sampah sekaligus menghasilkan energi listrik. Sebelumnya, kawasan Legok Nangka dan Sarimukti juga menjadi lokasi yang tengah dikaji untuk pengembangan PSEL.
Dengan potensi tambahan di Jelekong, Bandung Raya diharapkan dapat memiliki solusi yang lebih komprehensif untuk permasalahan sampah sekaligus mendukung transisi menuju energi terbarukan. (**)
Rangkuman Rencana PSEL Jelekong
| Aspek | Keterangan |
|---|---|
| Lokasi Potensial | Kawasan Jelekong, Kabupaten Bandung |
| Status Awal | Layak secara teknis berdasarkan tinjauan Kementerian Lingkungan Hidup |
| Proses Selanjutnya | Koordinasi lintas pemerintah (Pemprov, Pemkab Bandung, KemenLH), survei teknis lanjutan |
| Antisipasi Risiko | Penyediaan akses khusus Tegalluar–Jelekong untuk menghindari konflik sosial |
| Tujuan Utama | Pengolahan sampah menjadi energi listrik, solusi lingkungan jangka panjang |







![BSI Bidik 10 Juta Pengguna Mobile Banking 2026, BYOND Jadi Mesin Pertumbuhan Utama locusonline featured image Mar 2026 [foto antara/BSI]](https://locusonline.co/wp-content/uploads/2026/03/BSI-Bidik-10-Juta-Pengguna-Mobile-Banking-2026-BYOND-Jadi-Mesin-Pertumbuhan-Utama_locusonline_featured-image_Mar-2026_3-600x490.jpg)






