EkonomiKeuangan

BSI Bidik 10 Juta Pengguna Mobile Banking 2026, BYOND Jadi Mesin Pertumbuhan Utama

rakyatdemokrasi
×

BSI Bidik 10 Juta Pengguna Mobile Banking 2026, BYOND Jadi Mesin Pertumbuhan Utama

Sebarkan artikel ini
BSI Bidik 10 Juta Pengguna Mobile Banking 2026, BYOND Jadi Mesin Pertumbuhan Utama locusonline featured image Mar 2026 [foto antara/BSI]

JAKARTABank Syariah Indonesia (BSI) menatap optimisme tinggi dalam pengembangan layanan digital. Perseroan menargetkan jumlah pengguna mobile banking—yang mencakup superapp BYOND by BSI dan BSI Mobile—menembus lebih dari 10 juta user pada 2026.

Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, menyebut target tersebut realistis seiring strategi transformasi digital yang terus diperkuat dan terintegrasi di berbagai kanal serta ekosistem.

tempat.co

“Digitalisasi menjadi entry gate dalam memperkenalkan produk dan layanan BSI dengan cara yang mudah, aman, dan inklusif, salah satunya melalui BYOND,” ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa.

BYOND Jadi Motor Utama Pertumbuhan

Hingga Desember 2025, jumlah pengguna mobile banking BSI telah mencapai lebih dari 9 juta user, terdiri dari sekitar:

  • 6 juta pengguna BYOND
  • Lebih dari 3 juta pengguna BSI Mobile

BYOND, yang diluncurkan pada akhir 2024, tampil sebagai superapp perbankan digital dengan pendekatan modern dan interaktif. Aplikasi ini dirancang untuk menjawab kebutuhan gaya hidup finansial masyarakat, khususnya generasi muda.

Hasilnya, pertumbuhan BYOND terbilang eksplosif dengan kenaikan hingga 197 persen (year on year) hanya dalam waktu satu tahun sejak peluncurannya.

Inovasi Digital Dorong Lonjakan Nasabah

Pertumbuhan signifikan tersebut tidak lepas dari inovasi fitur yang terus dikembangkan. Salah satu yang paling menonjol adalah layanan bullion bank melalui produk Tabungan Emas.

Layanan ini mendapat respons positif dari masyarakat, tercermin dari jumlah pengguna yang kini mencapai lebih dari 530 ribu nasabah, atau tumbuh 417 persen (yoy).

Tak hanya itu, BSI juga memperkuat ekosistem layanan haji dan umrah di dalam aplikasi. Dalam setahun terakhir, jumlah pengguna tabungan haji melalui BYOND meningkat 108 persen (yoy) menjadi sekitar 380 ribu nasabah.

Strategi Digital Terintegrasi dan Berkelanjutan

BSI menegaskan akan terus memperkuat transformasi digital sepanjang 2026 melalui:

  • Peningkatan kapabilitas teknologi
  • Penguatan kualitas layanan
  • Perluasan ekosistem digital

Strategi ini tidak hanya ditujukan untuk menambah jumlah pengguna, tetapi juga meningkatkan frekuensi dan nilai transaksi secara berkelanjutan.

Langkah tersebut sekaligus mempertegas posisi BSI sebagai penyedia solusi keuangan syariah yang adaptif di era digital.

Perkuat Ekosistem Digital di Berbagai Platform

Selain mobile banking, BSI juga mengembangkan berbagai platform digital lainnya, antara lain:

  • BSI Net (internet banking)
  • BSI Merchant App
  • Banking as a Service (BaaS)
  • Open API
  • Cash Management System (BEWIZE)

Seluruh pengembangan ini didukung oleh penguatan teknologi, distribusi, inovasi produk, serta pemanfaatan analitik data.

Optimisme Tinggi di Tengah Tren Digitalisasi

Dengan tren digitalisasi yang terus meningkat di sektor keuangan, langkah agresif BSI dinilai tepat untuk memperluas jangkauan layanan sekaligus meningkatkan inklusi keuangan syariah di Indonesia.

Jika target tercapai, BSI berpotensi memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama dalam industri perbankan digital nasional—khususnya di segmen syariah yang terus berkembang pesat. (**)

Tinggalkan Balasan

banner-amdk-tirta-intan_3_1
previous arrow
next arrow