InfrastrukturLingkungan HidupNasionalNews

Proyek Rp3 Triliun Sulap Sampah Jadi Listrik di Makassar, Solusi Nyata atau Janji Bersih-Bersih Berbiaya Fantastis

bhegins
×

Proyek Rp3 Triliun Sulap Sampah Jadi Listrik di Makassar, Solusi Nyata atau Janji Bersih-Bersih Berbiaya Fantastis

Sebarkan artikel ini
Gubernur sulsel andi sudirman sulaiman menandatangani kerja sama pembangunan psel rp 3 triliun di tpa antang makassar untuk me 1775293747276
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menandatangani kerja sama pembangunan PSEL Rp 3 triliun di TPA Antang Makassar untuk mengubah sampah menjadi energi listrik. (Foto: dok. Istimewa) detiknews

LOCUSONLINE, MAKASAR – Sampah yang selama ini hanya jadi masalah, kini dijanjikan berubah jadi listrik bernilai triliunan rupiah. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan resmi menandatangani kerja sama pembangunan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) senilai Rp3 triliun di kawasan TPA Antang, Makassar.

Penandatanganan kerja sama ini dipimpin langsung oleh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan disaksikan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq di rumah jabatan gubernur, Sabtu (4/4/2026).

tempat.co

Proyek ini digadang-gadang menjadi solusi besar atas persoalan sampah di wilayah Mamminasata yang meliputi Makassar, Gowa, dan Maros yang selama ini lebih dikenal sebagai penghasil sampah daripada penghasil energi.

“Kami berterima kasih kepada Presiden atas proyek Rp3 triliun ini. Ini akan menjadi sejarah dan solusi sistem persampahan regional,” ujar Andi Sudirman. Dikutip dari detiknews

Secara konsep, proyek ini memang terdengar menjanjikan: sampah tidak lagi sekadar ditumpuk, melainkan diolah menjadi energi listrik. Namun, publik tentu tidak lupa bahwa banyak proyek “strategis” sebelumnya juga lahir dengan janji besar, lalu berakhir dengan evaluasi panjang.

Dalam kerja sama tersebut, pemerintah daerah lintas wilayah turut dilibatkan, mulai dari Pemerintah Kota Makassar hingga Kabupaten Gowa dan Maros. Tujuannya sederhana: memastikan pasokan sampah tetap tersedia sebuah ironi tersendiri, di mana keberhasilan proyek justru bergantung pada konsistensi produksi sampah.

“Komitmen ini untuk memastikan bahan baku berupa sampah tercukupi,” kata Andi Sudirman.

Tinggalkan Balasan

banner-amdk-tirta-intan_3_1
previous arrow
next arrow