LOCUSONLINE, BANDUNG – Volume kendaraan arus balik yang melintasi jalur Nagreg, Kabupaten Bandung, terpantau meningkat sejak Kamis (3/4/2025) malam. Jajaran Satuan Lalu Lintas Polresta Bandung memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 di Kabupaten Bandung terjadi pada Sabtu (5/4/2025) dan Minggu (6/4/2025). Minggu, 5 April 2025
“Puncak arus balik kemungkinan pada Sabtu dan Minggu ini. Pemudik berangsur kembali dari mudik,” ujar Kasat Lantas Polresta Bandung, Kompol Danu Raditya Atmadja.
Peningkatan volume kendaraan arus balik yang melintasi jalur Nagreg tampak mulai Kamis (3/4/2025), terutama di antara pukul 18.00 hingga 22.00. Volume kendaraan yang melintas dari arah timur atau Garut maupun Tasikmalaya ke Barat atau Bandung meningkat, sementara itu, dari arah barat ke timur menurun.
“Kendaraan dari Garut maupun Tasikmalaya ke Bandung sampai pukul 15.00 (Jumat) berjumlah 27.508 unit. Pada sisi lain, dari arah Bandung ke Garut maupun Tasikmalaya ada 14.536 unit,” ucap dia.
Pihaknya terus mengantisipasi dan menangani kepadatan lalu lintas. Selain menyiapkan manajemen rekayasa lalu lintas, pihaknya menerjunkan tim urai ketika terjadi kepadatan.
“Kami tetap laksanakan CB (cara bertindak) urai, seperti saat menangani lingkar barat menuju Nagreg. Sempat terjadi kepadatan (di titik tersebut), kemudian normal,” ucap dia.
Di sisi lain, arus balik di kawasan Simpang Gobing Garut juga dipadati kendaraan dari arah Tasikmalaya menuju ke Bandung, Jawa Barat. Kepadatan yang terjadi karena sudah memasuki arus balik sehingga kemacetan terjadi di tiga arah mulai dari jalan utama, Jalan Ibrahim Adjie dan Maleer. Untuk mengurai kepadatan, one way di jalur ini sudah diberlakukan tiga kali mulai pagi hingga siang hari.
