ArtikelBlogKesehatan

Vasektomi dalam Perspektif Islam: Antara Etika Reproduksi dan Ketentuan Syariat

redaksilocus
×

Vasektomi dalam Perspektif Islam: Antara Etika Reproduksi dan Ketentuan Syariat

Sebarkan artikel ini
Vasektomi dalam Perspektif Islam
foto : ilustrasi Vasektomi dalam Perspektif Islam
ucapan selamat Hari Jadi Garut ke 213

Dugaan Korupsi Reses DPRD Garut Ratusan Milyar, Tety Sarifeni Sebagai PA. PLT Sekwan : Dewan Wajib Sampaikan LPJ

LBH Al-Bantani Laporkan Nanang Ermanto ke Polda Lampung Terkait Dugaan Korupsi

tempat.co

Etika Islam mendorong umatnya untuk membuat keputusan berdasarkan ilmu, musyawarah, dan tanggung jawab. Maka, seorang Muslim yang mempertimbangkan vasektomi hendaknya berdiskusi dengan ulama, dokter, dan istrinya sebelum mengambil keputusan.

Vasektomi, sebagai bentuk kontrasepsi permanen, menimbulkan tantangan tersendiri dalam perspektif Islam. Islam tidak menutup pintu bagi upaya pengendalian kelahiran, namun membatasi prosedur yang bersifat final dan tidak dapat dibatalkan, kecuali atas dasar kebutuhan darurat. Oleh karena itu, keputusan untuk melakukan vasektomi harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian, mempertimbangkan aspek medis, hukum syariat, dan etika keluarga. Dalam segala hal, Islam mengajarkan keseimbangan antara hak individu, tanggung jawab sosial, dan ketundukan kepada kehendak Ilahi. (AA/Red.01***)

Tinggalkan Balasan

banner-amdk-tirta-intan_3_1
previous arrow
next arrow