Kamis, 4 Juni 2026

Ternyata, Uang Kertas di Dompet Lo Bisa Jadi Cuan! Kolektor Lagi Gila-gilaan Ngincar yang Kayak Gini

Photo Author
locusonline, Locusonline.co
- Minggu, 4 Mei 2025 | 13:50 WIB
Foto : ilustrasi Ternyata, Uang Kertas di Dompet Lo Bisa Jadi Cuan! Kolektor Lagi Gila-gilaan Ngincar yang Kayak Gini
Foto : ilustrasi Ternyata, Uang Kertas di Dompet Lo Bisa Jadi Cuan! Kolektor Lagi Gila-gilaan Ngincar yang Kayak Gini

LOCUSONLINE - Pernah gak sih lo ngeliat uang kertas di dompet terus iseng liat nomor serinya? Kalau belum pernah, mending lo mulai sekarang. Karena bisa jadi lo lagi pegang uang yang keliatannya receh, tapi nilainya bisa nambah puluhan kali lipat di mata kolektor!

https://www.youtube.com/watch?v=vOh-K-CtsiU

Yap, tren koleksi uang alias numismatik lagi rame banget. Dulu yang viral koin Rp 100 kelapa sawit, sekarang giliran uang kertas yang masih berlaku ikut naik daun. Kuncinya? Nomor seri yang unik dan langka.
Baca juga :

Jaksa Agung Bohong!, Kejari Garut Perbolehkan Jaksa Langgar SOP Penanganan Korupsi Karena diskresioner?

Privat: Seorang Mahasiswa Asal Garut Melaporkan Dugaan Tindak Pidana Korupsi Sewa Rumah Jabatan “Sekda Garut, Nurdin Yana Disebut”

Lo mungkin mikir, “Emang siapa sih yang mau beli uang 10 ribuan jadi ratusan ribu cuma gara-gara nomor serinya doang?”

Jawabannya: para kolektor fanatik. Mereka rela perang harga di lelang cuma buat dapetin lembaran dengan kombinasi angka yang dianggap spesial.

Berikut 3 uang kertas yang lagi jadi primadona kolektor di Indonesia:

  1. Rp 5.000 Gambar K.H. Idham Chalid – Emisi 2002


Nomor seri: AAB000001

Harga lelang: Rp 190.000

Bayangin, cuma uang lima ribu tapi karena nomor serinya cetakan pertama alias triple zero one, langsung jadi rebutan. Kolektor nganggep nomor kayak gini tuh langka banget, apalagi kalau kondisi uangnya masih mulus dan belum lecek-lecek.

  1. Rp 10.000 Sultan Mahmud Badaruddin II


Nomor seri: PFM000001

Harga lelang: Rp 350.000

Uang sepuluh ribuan ini bukan cuma punya wajah pahlawan Palembang yang gagah, tapi juga nomor seri boss level. Lagi-lagi angka 000001 jadi bintang. Cetakan awal selalu dicari karena jumlahnya terbatas. Dan yes, nilainya bisa naik 35x lipat!
Baca juga :

Korupsi BIJ Garut Capai Rp. 50 M, MPK Dorong Kejati Jabar Minimal Tetapkan 10 Tersangka Baru

MPK: Kejari Garut Wajib Terbitkan Sprindik Baru, SP3 Dugaan Korupsi Reses dan BOP DPRD Garut Labrak SOP ?


  1. Rp 20.000 G.S.S.J. Ratulangi


Nomor seri: OBH123456

Harga lelang: Rp 230.000

Kalau yang ini nomor serinya beda gaya. Gak dimulai dari nol, tapi punya pola angka urut dan sempurna 123456. Kolektor cinta banget sama nomor-nomor estetik kayak gini. Bahkan beberapa percaya ini nomor hoki.

Kenapa Sih Nomor Seri Bisa Segitu Bernilai?

Di mata lo mungkin itu cuma angka. Tapi di mata kolektor:

Angka urut = estetika dan hoki

Nomor kembar = langka banget (kayak 111111 atau 888888)

Palindrome = bisa dibaca bolak-balik (misal: 122221)

Cetakan awal = limited edition vibes

Buat mereka, koleksi bukan soal nominal, tapi soal rarity dan story behind the numbers.

Gue Punya Uang Seri Aneh Nih, Bisa Dijual Gak?

Bisa banget. Nih caranya:

  1. Lelang di Nusantara Auction


Ini tempat kumpulnya para kolektor profesional. Lo tinggal:

  1. Follow IG: @nusantara_auction


Kirim foto uang dan info nomor seri

Kalau menarik, bakal dimasukin ke lelang

Duit langsung masuk ke lo setelah transaksi, minus komisi dikit

 

  1. Jual di Marketplace atau Sosmed


Kalau mau mandiri:

Jual via Tokopedia, Shopee, Carousell

Masuk grup Facebook kolektor uang

Buat IG khusus koleksi lo juga bisa

Tips penting: Foto harus jernih, detail harus lengkap (tahun, emisi, kondisi, nomor seri), dan harga jangan ngasal. Cek dulu pasarannya.

Siapa sangka uang kertas yang tiap hari lo pegang bisa berubah jadi cuan gede? Gak perlu nunggu jadi barang antik asal nomor serinya cantik, kolektor siap nyawer!

Jadi mulai sekarang, setiap kali lo dapet uang kertas baru, jangan langsung dipakai. Cek dulu nomornya. Bisa jadi itu lembaran ‘biasa’ yang bisa bikin lo jadi sultan dadakan. (Nuroni/Red.01***)

Editor: locusonline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X