Kamis, 4 Juni 2026

Putuskan Relokasi Korban Bencana di Purwakarta, Gubernur Jabar Tanggapi Langsung Sindiran Kades

Photo Author
Bhegin, Locusonline.co
- Kamis, 19 Juni 2025 | 12:51 WIB
Foto Istimewa
Foto Istimewa

LOCUSONLINE, PURWAKARTA – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meninjau langsung lokasi pengungsian korban pergerakan tanah di Desa Pasir Munjul, Kabupaten Purwakarta, usai viralnya pernyataan Kepala Desa (Kades) yang menyentil ketidakhadiran dirinya dalam penanganan bencana. Kamis, 19 Juni 2025

Dalam kunjungan tersebut, Dedi tak hanya menyampaikan empati, tetapi langsung mengambil keputusan strategis: merelokasi seluruh warga terdampak ke kawasan baru yang telah disiapkan seluas 1,5 hektare.

"Keputusannya adalah direlokasi. Lahan sudah disiapkan, dan nanti akan dibangun rumah untuk warga," ujar Dedi Mulyadi dalam unggahan di akun TikTok resminya.

Selama proses pembangunan hunian baru, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memberikan bantuan sementara berupa uang tunai Rp10 juta per kepala keluarga, guna memenuhi kebutuhan sewa tempat tinggal dan konsumsi.

"Bantuan itu untuk biaya ngontrak dan makan selama masa transisi," jelas Dedi.

Baca Juga : Dari Mimbar MTQH, Ketegangan Dua Kepala Daerah Tersirat: Barak Militer atau Magrib Mengaji?



Kunjungan Gubernur ini sekaligus menjadi respons atas polemik yang melibatkan Kades Pasir Munjul, Usep, yang sebelumnya terekam dalam sebuah video meminta bantuan kepada Dedi dan menyebut namanya secara langsung. Pernyataan Usep sempat menimbulkan kegaduhan setelah ia mengaku bahwa pernyataan itu disampaikan atas permintaan Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono.

Namun, Ono membantah tudingan tersebut. Ia menegaskan tidak memiliki hubungan dekat dengan sang kades.

"Itu pertama kali saya ke desa tersebut dan bertemu dengan Pak Kades. Namanya saja saya belum hafal," kata Ono kepada wartawan.

Ia mengaku hanya menanyakan harapan warga saat mengunjungi lokasi bencana, dan rekaman pernyataan Usep kemudian digunakan dalam konten media sosial.

"Tidak ada skenario, saya pun tidak punya kewenangan untuk menyuruh. Mungkin Pak Kades menyampaikan hal itu karena kondisi saat itu panik, logistik menipis," tambahnya.

Sementara itu, Dedi Mulyadi dalam pertemuannya dengan para korban bencana, menyentil langsung Usep dan menyindir polemik yang sempat mencuat.

"Bagaimana Pak Lurah, setuju direlokasi? Mau ikut juga direlokasi?" kata Dedi, setengah menyindir.

Dedi juga menegaskan pentingnya seluruh pihak menjalankan tugas masing-masing secara cepat dan tepat, tanpa memunculkan polemik di tengah krisis.

“Biarkan semua bekerja sesuai tugasnya masing-masing, ambil tindakan yang cepat, tepat, dan terukur,” tegasnya.

Langkah Dedi Mulyadi dinilai publik sebagai respons konkret di tengah dinamika politik yang sempat meruncing akibat video viral tersebut. (BAAS)

Editor: Bhegin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X