ArtikelDaerahGarutInfrastrukturJawa BaratLifestyleLingkungan HidupNews

Masjid dari 12 Ton Sampah Plastik Berdiri di Garut, Jadi Simbol Iman dan Lingkungan

bhegins
×

Masjid dari 12 Ton Sampah Plastik Berdiri di Garut, Jadi Simbol Iman dan Lingkungan

Sebarkan artikel ini
Pesantren wela asih
Pembangunan Masjid Kembar Ar-Rahman dan Ar-Rahim yang dihadiri langsung Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni serta Wakil Bupati Garut Putri Karlina. Foto Istimewa
ucapan selamat Hari Jadi Garut ke 213

Baca Juga : Surat Anak Sekolah Jadi Inspirasi, Bupati Garut Janjikan Perbaikan dengan Catatan: “Kalau Anggaran Ada”

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengapresiasi inisiatif tersebut. Ia menegaskan, persoalan sampah tidak cukup hanya dibicarakan di forum atau dijadikan kutipan ayat, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata.

tempat.co

“Banyak orang bicara soal kebersihan dalam perspektif agama, tetapi jarang yang benar-benar mempraktikkannya. Apa yang dilakukan Pesantren Welas Asih adalah bukti bahwa sampah bisa diubah menjadi karya besar, bahkan rumah ibadah,” ujar Raja Juli.

Ia juga menilai pembangunan masjid berbahan plastik daur ulang ini bisa menjadi inspirasi global. “Kalau mau menilai peradaban suatu bangsa, lihat bagaimana mereka memperlakukan sampahnya. Dari situ bisa diukur sejauh mana kesadaran lingkungan hadir dalam kehidupan sehari-hari,” ucapnya.

Inovasi ini pun diharapkan membuka jalan bagi gerakan serupa di daerah lain, bahwa limbah plastik tidak harus menjadi masalah, melainkan bisa menjadi solusi sekaligus simbol keimanan.(Bhegin)

Tinggalkan Balasan

banner-amdk-tirta-intan_3_1
previous arrow
next arrow