Kamis, 4 Juni 2026

Diplomasi dari 'Galeri': Saat Bandung Hadirkan Ruang 'Ngobrol' dengan Asia-Afrika"

Photo Author
Admin Locus, Locusonline.co
- Kamis, 27 November 2025 | 11:44 WIB


Pemkot Bandung Luncurkan BAACN Gallery, Wujudkan Diplomasi Kota dan Ruang Kolaborasi Global





[locusonline.co, BANDUNG] – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung secara resmi meluncurkan BAACN Gallery, sebuah ruang interaksi dan diplomasi kota yang bertujuan memperkuat jejaring kerja sama dengan kota-kota di kawasan Asia dan Afrika. Peresmian yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain, di Balai Kota Bandung, Rabu (26/11/2025), ini menjadi langkah strategis untuk menghadirkan ruang publik yang inklusif dan modern.





Iskandar Zulkarnain dalam sambutannya menegaskan, kehadiran galeri ini merupakan bukti komitmen Bandung dalam membangun kota yang terbuka dan berkeadilan.





“Sebagai kota urban dan metropolitan, Bandung harus menjadi kota yang membuka diri bagi semua kalangan—tanpa memandang suku, agama, atau golongan. Inklusivitas adalah fondasi kemajuan kota modern,” ujarnya.





Menghubungkan Spirit KAA dengan Kebutuhan Kolaborasi Masa Kini





Sekda menjelaskan, BAACN Gallery tidak hanya sekadar ruang fisik, tetapi juga upaya untuk memperkuat kembali spirit Konferensi Asia Afrika (KAA) 1955 yang telah mengangkat Bandung sebagai kota simbol solidaritas dan persahabatan antarbangsa.





“Kini semangat itu kita perluas ke era modern, menghubungkan kota dengan kota, masyarakat dengan masyarakat, dan inovasi dengan kebutuhan dunia,” tambah Iskandar.





Dengan galeri ini, Bandung ingin bertransformasi dari sekadar saksi sejarah menjadi aktor yang aktif membentuk masa depan. “BAACN Gallery akan menjadi tempat pertukaran ide, pusat pembelajaran kebijakan, ruang lahirnya kolaborasi, serta wadah bagi pemerintah, akademisi, komunitas, dan sektor swasta untuk berjejaring secara global,” katanya.





Jawaban atas Tantangan Global yang Kompleks





-




Iskandar menekankan bahwa kolaborasi antar kota telah menjadi kebutuhan mendesak untuk menjawab tantangan global yang semakin kompleks. Ia menyebut isu-isu seperti perubahan iklim, urbanisasi, transformasi digital, dan penguatan ekonomi kreatif mustahil dihadapi oleh satu kota secara mandiri.


Halaman:

Editor: Admin Locus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X