Beranda Daerah Purwakarta Desa Sukajaya Kebut Salurkan 499 KPM, yang Meninggal Dialihkan, yang Mampu Silakan Mundur DaerahDesakuNewsPurwakartaDesa Sukajaya Kebut Salurkan 499 KPM, yang Meninggal Dialihkan, yang Mampu Silakan MundurBhegin2 min baca11 Desember 202511 Desember 2025×Desa Sukajaya Kebut Salurkan 499 KPM, yang Meninggal Dialihkan, yang Mampu Silakan MundurSebarkan artikel ini Pembagian Banpang Desa Sukajaya Kab. Purwakarta“Jumat besok kita lihat. Yang penting, seluruh bantuan harus tersalurkan kepada warga yang benar-benar berhak,” tutup Yadi.*****Bhegin“Jangan tunggu mampu dulu untuk memberi, tidak usah sempat dulu untuk berbuat baik”« 1 2
WFH Jangan Dekat Akhir Pekan: DPR Khawatir ASN Lebih Produktif Liburan daripada Hemat BBMNasional29 Maret 202629 Maret 2026Di tengah situasi global, wacana ini bukan muncul tanpa sebab. Konflik antara Amerika Serikat, Israel,…
Pasar Murah Digelar, Transparansi Ikut Diskon Besar-Besaran: Seskab “Anggaran Pokonya Ada”Ekonomi29 Maret 202629 Maret 2026Dalam narasi resminya, kegiatan ini disebut sebagai upaya menghadirkan kebahagiaan Lebaran yang lebih luas dan…
Tes Jalan ala Menteri PU: Aspal Dipuji, Bahu Jalan Ikut Disapa, Lubang Kecil Diminta Jangan BaperInfrastruktur29 Maret 202629 Maret 2026Tak hanya fokus pada aspal, kunjungan ini juga merambah isu klasik pesisir yaitu banjir rob…
Delapan Lapis Neraka Versi Teheran: Undangan Terbuka untuk Invasi As-Zionis yang Katanya ‘Misi Bunuh Diri’Internasional29 Maret 202629 Maret 2026Lapisan Kelima hingga Ketujuh: Stabilitas dan PengalamanBatalyon Imam Hussein dan Imam Ali disebut sebagai penopang…
Langit Jadi Kurir Rudal: Eshtaol Dihantam, Dunia Kembali Sibuk Menghitung PuingInternasional29 Maret 202629 Maret 2026Desa Eshtaol sendiri bukan nama baru dalam daftar korban. Di awal konflik, sembilan orang, termasuk…
Peluru Lebih Cepat dari Deadline: Tiga Jurnalis Tumbang, Hukum Internasional Kembali Jadi Catatan KakiInternasional29 Maret 202629 Maret 2026Namun, di medan konflik yang terus memanas, pernyataan kecaman tampaknya telah menjadi ritual rutin seperti…