Kamis, 4 Juni 2026

Pemerintah Rancang WFH Usai Lebaran 2026, Dorong Wisata dan Hemat Energi

Photo Author
Admin Locus, Locusonline.co
- Senin, 23 Maret 2026 | 07:07 WIB


[Locusonline.co] Jakarta – Pemerintah memastikan bahwa wacana kebijakan bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) yang digulirkan Presiden Prabowo Subianto akan segera diimplementasikan. Setelah melalui proses kajian yang mendalam, kini skema tersebut memasuki tahap finalisasi dan direncanakn akan mulai diberlakukan setelah masa libur Lebaran 2026 berakhir.





Kebijakan ini tidak hanya menyasar Aparatur Sipil Negara (ASN), tetapi juga diimbau untuk diadopsi oleh sektor swasta. Langkah strategis ini diambil sebagai respons terhadap dinamika global sekaligus upaya efisiensi energi nasional.





Jumat Jadi Hari WFH, Ini Alasannya





Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa hari Jumat menjadi kandidat terkuat untuk pelaksanaan WFH satu hari dalam sepekan.





Pemilihan hari Jumat dinilai sangat strategis. Dengan berdekatan dengan akhir pekan, skema ini akan menciptakan long weekend tiga hari (Jumat, Sabtu, Minggu) bagi para pekerja. Hal ini tidak hanya memberikan waktu lebih bagi keluarga untuk berkumpul, tetapi juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata domestik.





"Kita ingin memberikan ruang bagi masyarakat untuk bisa mengatur waktu, sekaligus mendorong pergerakan wisata lokal. Ini efek ganda yang positif," ujar Purbaya dalam penjelasannya di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jakarta, Sabtu (21/3/2026).





Antisipasi Gejolak Global dan Target Hemat BBM 20%





Di balik kebijakan ini, terdapat alasan fundamental yang berkaitan dengan ketahanan energi nasional. Pemerintah tengah mengantisipasi dampak ekonomi dan potensi gangguan pasokan minyak global akibat memanasnya suhu geopolitik di Timur Tengah.





Dengan mengurangi mobilitas kendaraan pribadi menuju kantor sebanyak satu hari dalam seminggu, pemerintah menargetkan penghematan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang signifikan.


Halaman:

Editor: Admin Locus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X