[Locusonline.co, BANDUNG] – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, memastikan bahwa Jalan Layang (Jalayang) Nurtanio akan segera dioperasikan setelah mendapatkan perhatian dan peninjauan langsung dari Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko PPN/Kepala Bappenas), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Pernyataan ini disampaikan Farhan dalam agenda silaturahmi bersama tokoh agama di Bandung, sebagai bentuk akuntabilitas dan progres update terhadap proyek strategis yang dinantikan publik.
Komitmen ini muncul setelah Pemkot Bandung memastikan agenda kunjungan kerja Menko AHY ke lokasi proyek. Kedatangan pejabat tinggi pemerintah pusat ini bukan sekadar seremonial, melainkan penanda akhir fase pembangunan dan sinyal kuat bahwa infrastruktur tersebut telah siap berfungsi.
“Kalau Menko sudah datang tapi jalan belum bisa dipakai, itu namanya cari masalah. Maka besok beliau akan memastikan bahwa Jalan Layang Nurtanio sudah bisa dioperasikan,” tegas Farhan, menegaskan kesiapan operasional proyek.
Target Operasional: Menjelang Puncak Arus Akhir Tahun
Pemkot Bandung telah mengajukan target waktu operasional yang ambisius, berkolaborasi erat dengan pemerintah pusat untuk percepatan. Farhan menyatakan bahwa pihaknya telah memohon agar jalayang dapat dibuka sebelum perayaan Natal 2025.
“Kami sudah memohon jika memungkinkan dibuka sebelum Natal. Tetapi jika belum memungkinkan, setidaknya sebelum pergantian tahun masyarakat sudah bisa memanfaatkannya,” jelas Farhan.
Target ini sangat strategis mengingat puncak arus mobilitas warga selalu terjadi pada akhir tahun. Keberadaan Jalayang Nurtanio diharapkan dapat menjadi solusi signifikan untuk mengurai kemacetan yang kerap melanda kawasan utara Bandung dan sekitarnya selama masa liburan.
Lebih dari Sekadar Proyek Fisik: Simbol Sinergi dan Manfaat Publik
Farhan menekankan bahwa penyelesaian Jalan Layang Nurtanio memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar penyelesaian konstruksi.
- Simbol Sinergi: Proyek ini merupakan bukti nyata kolaborasi lintas lembaga yang efektif antara Pemerintah Kota Bandung dan Kementerian PUPR serta Kementerian PPN/Bappenas, dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat akan infrastruktur.
- Manfaat Strategis: Kawasan Nurtanio memiliki sejumlah pekerjaan infrastruktur pendukung yang tengah diselesaikan secara paralel. Keberadaan jalayang diharapkan dapat meningkatkan konektivitas wilayah utara Bandung, mengurai kepadatan lalu lintas, serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan kualitas pelayanan publik.
- Komitmen Berkelanjutan: Farhan menyatakan bahwa Pemkot Bandung berkomitmen terus mengawal pengembangan infrastruktur strategis lainnya. Dibukanya Jalayang Nurtanio akan memberikan warga Bandung jalur alternatif yang lebih efisien untuk menunjang aktivitas harian.
“Mudah-mudahan kolaborasi kita dengan pemerintah pusat selalu mendapatkan berkah. Apa yang kita kerjakan hari ini adalah bagian dari upaya bersama menghadirkan Bandung yang lebih baik,” harap Wali Kota.
Tantangan dan Harapan Ke Depan
Dengan peninjauan dan restu operasional dari Menko AHY, tahap finalisasi di lapangan diharapkan berjalan lancar. Pemkot Bandung menargetkan seluruh proses penyelesaian teknis dan administratif dapat diselesaikan dengan baik, sehingga infrastruktur tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat tepat pada waktunya.
Keberhasilan operasional Jalan Layang Nurtanio tidak hanya akan menjadi angin segar bagi mobilitas warga, tetapi juga menjadi tolok ukur keberhasilan sinergi pemerintahan dan bukti komitmen pemerintah dalam menghadirkan infrastruktur yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. (**)













