LOCUSONLINE, GARUT – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Kabupaten Garut kembali hadir di tengah masyarakat. Kali ini bukan lewat bantuan modal atau akses pasar permanen, melainkan sebagai pemateri talkshow bertajuk UMKM Berdaya Kreatif, Digital, dan Siap Bersaing di SDN 2 Parakan, Kecamatan Samarang, Selasa (30/12/2025).
Mewakili Diskop UKM, Feri Fadzillah menyampaikan materi seputar pemasaran digital, legalitas usaha, hingga branding. Paket lengkap versi presentasi ringkas, padat, dan aman untuk dokumentasi kegiatan.
Kepala Desa Parakan, Rahmat Hidayat, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN Gradasi Kelompok 13 yang menggelar kegiatan tersebut. Ia menyebut talkshow ini membantu pelaku UMKM desa yang selama ini mengandalkan produk rumahan berskala mikro.
“Produk di Desa Parakan masih skala kecil, seperti tempe kering, makaroni, usus goreng, kerupuk mie, dan lainnya. Mudah-mudahan ke depan penjualannya meningkat,” ujarnya.
Harapan itu wajar. Sebab realitas UMKM desa selama ini masih berjuang sendiri dengan produksi manual, pemasaran seadanya, dan bertahan lewat metode klasik dari mulut ke mulut sebuah strategi yang mungkin ampuh di warung kopi, tapi ngos-ngosan di era algoritma.
Baca Juga : Desa Mekarsari Bikin Bambu Naik Kasta, Wabup Garut Langsung Naksir
Fakta itu diakui langsung oleh Dendi, mahasiswa KKN Gradasi Kelompok 13. Ia menyebut mayoritas pelaku UMKM di Parakan belum melek teknologi.
“Pemasarannya masih dari mulut ke mulut. Saya tanya media sosialnya punya atau tidak, rata-rata belum,” kata Dendi.
Karena itu, KKN mendorong UMKM desa untuk mulai masuk ke pemasaran digital. Sebuah pekerjaan sunyi yang selama ini justru lebih sering dikerjakan mahasiswa, relawan dan komunitas, sementara negara kerap datang belakangan, membawa slide dan backdrop.

“Jangan tunggu mampu dulu untuk memberi, tidak usah sempat dulu untuk berbuat baik”












