Ia menambahkan, ASN yang bekerja dari rumah tetap dinilai berbasis kinerja. Skema tunjangan pun akan dibedakan antara ASN lapangan berisiko tinggi dan ASN yang bekerja dari rumah.
“Bekerja dari rumah tetap bekerja. Nanti beda tunjangan kinerjanya antara yang bekerja di lapangan dengan yang bekerja di rumah,” katanya.
Sementara itu, Pemprov Jabar memastikan layanan publik tetap berjalan optimal. Di atas kertas, Kamis memang hari WFH. Namun bagi masyarakat, pelayanan diharapkan tetap hadir meski kantor pemerintah terlihat seperti hari libur nasional versi hemat anggaran.*****

“Jangan tunggu mampu dulu untuk memberi, tidak usah sempat dulu untuk berbuat baik”









