Selain memperlambat aktivitas ekonomi, kerusakan jalan juga meningkatkan biaya transportasi dan risiko kecelakaan. Kendaraan angkutan barang kerap memilih berjalan lambat, sementara pengendara roda dua dituntut memiliki keseimbangan ekstra bukan untuk prestasi, melainkan bertahan hidup.
Sejumlah pihak mendorong pemerintah daerah dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mempercepat program perbaikan dan peningkatan kualitas infrastruktur jalan. Dengan luas wilayah yang besar serta peran Sukabumi sebagai penghubung kawasan Jawa Barat bagian selatan, kondisi jalan dinilai tak lagi bisa ditambal dengan janji.
Data ini menjadi pengingat bahwa perencanaan dan penganggaran infrastruktur tidak cukup hanya rapi di atas kertas. Tanpa eksekusi yang konsisten dan berkelanjutan, jalan rusak akan terus bertambah panjang dan Sukabumi mungkin kembali mempertahankan gelarnya di tahun-tahun mendatang.*****

“Jangan tunggu mampu dulu untuk memberi, tidak usah sempat dulu untuk berbuat baik”












