Ketua Pelaksana Pesta Patok 2026, Muhammad Nizar, menegaskan bahwa acara ini bukan sekadar kontes fisik ternak. Ada edukasi, silaturahmi, dan misi pelestarian genetik yang dibawa mahasiswa Uniga ke tengah komunitas peternak.
Di saat banyak diskursus pembangunan ekonomi berhenti di slide presentasi, Pesta Patok Uniga justru menawarkan pendekatan sederhana namun relevan yaitu rawat yang lokal, kuatkan yang sudah ada, dan biarkan kampus belajar dari kandang. Karena di Garut, masa depan ekonomi daerah bisa saja ditentukan bukan oleh indeks rumit, melainkan oleh satu domba unggulan yang dipelihara dengan serius.*****

“Jangan tunggu mampu dulu untuk memberi, tidak usah sempat dulu untuk berbuat baik”









