LOCUSONLINE, KARAWANG – Saat banjir kembali menjadikan Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, seperti kolam raksasa langganan tahunan, negara akhirnya hadir membawa solusi paling konkret: makanan siap saji. Polda Jawa Barat menurunkan kendaraan dapur lapangan untuk memastikan warga terdampak banjir tetap bisa makan, meski rumah mereka nyaris tenggelam.
Melansir berita ANTARA, Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, mengatakan dapur lapangan dikerahkan sebagai respons cepat untuk memenuhi kebutuhan dasar warga yang aktivitas hariannya lumpuh akibat genangan air.
“Dapur lapangan sudah menyiapkan dan mendistribusikan ratusan porsi makanan untuk warga terdampak banjir di Desa Karangligar,” ujar Hendra. Selasa, 20/1
Baca Juga : Pegawai Pajak Nakal Siap “Tour Dinas” dari Ruang AC ke Pos Terpencil, Kalau Masih Bandel Bisa Libur Permanen
Di tengah luapan Sungai Citarum dan Cibeet yang seolah tak pernah absen menepati janji tahunan, kehadiran dapur lapangan disebut sebagai bukti negara masih ingat warganya setidaknya saat jam makan tiba.
Menurut Hendra, kendaraan dapur lapangan ini menjadi simbol kehadiran negara melalui Polri di tengah masyarakat yang sedang dilanda musibah. Negara memang belum bisa menahan sungai, tapi setidaknya bisa menahan lapar.
“Melalui dapur lapangan, kami ingin memastikan kebutuhan konsumsi warga tetap terpenuhi, terutama bagi mereka yang terdampak banjir,” katanya.
Tak hanya urusan perut, Polda Jabar juga menyiagakan personel untuk membantu evakuasi, pengamanan lingkungan, hingga pelayanan masyarakat. Koordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, dan instansi terkait pun terus dilakukan untuk memantau perkembangan situasi dan menyalurkan bantuan lanjutan.

“Jangan tunggu mampu dulu untuk memberi, tidak usah sempat dulu untuk berbuat baik”











