Kamis, 4 Juni 2026

Garut Bangkitkan Ekonomi Lokal, dari Budidaya Kedelai hingga Jadi Supplier Nasional Program MBG

Photo Author
Makmur Suradi, Locusonline.co
- Kamis, 22 Januari 2026 | 08:53 WIB



Garut tidak hanya bertransformasi menjadi lumbung kedelai baru Indonesia, tetapi juga mempersiapkan ribuan UMKM untuk menjadi tuan rumah di negeri sendiri dalam rantai pasok nasional.






[Locusonline.co] Dalam sebuah terobosan yang dapat mengubah peta ekonomi dan ketahanan pangan Kabupaten Garut, Bupati Abdusy Syakur Amin membuka secara resmi Program Kick Off Pemberdayaan UMKM dan Kelompok Masyarakat sebagai Supplier Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program yang dimotori bersama PT Mandala 525 (MDL 525) ini bertujuan mengangkat UMKM lokal menjadi penyuplai utama program nasional.





“Ini merupakan peluang yang sangat besar bagi Garut. Kami bukan hanya akan membangun UMKM, tetapi juga ingin menjadikan Garut sebagai basis produksi kedelai nasional,” tegas Bupati Syakur di hadapan pelaku usaha, Rabu (21/1/2026) di Pabrik PT MDL 525, Tarogong Kidul.





Membangun Ekosistem dari Hulu ke Hilir





Program ini disebut sebagai upaya yang sangat komprehensif karena menyentuh seluruh mata rantai permasalahan klasik UMKM. “Teman-teman di UMKM dibantu menghadapi persoalan biasa yang ada: pertama dari bahan baku, proses produksi, dan keamanan pangan,” jelas Bupati.





Dengan dukungan teknologi dan sertifikasi dari mitra industri seperti MDL 525, produk UMKM diharapkan dapat memenuhi standar keamanan pangan yang ketat sehingga layak dikonsumsi dalam jangka panjang dan masuk dalam program pemerintah.





Kedelai Garut: Jawaban atas Ketergantungan Impor 2.6 Juta Ton





Fokus utama program ini adalah pengembangan budidaya kedelai lokal. Indonesia saat ini masih bergantung pada impor sekitar 2,6 juta ton kedelai per tahun. Bupati Syakur melihat ini sebagai peluang strategis.





“Kedelai adalah produk vital yang banyak digunakan untuk produk-produk makanan di Indonesia. Garut memiliki kecocokan lahan yang luar biasa untuk menjadi basis produksi,” ungkapnya.


Halaman:

Editor: Makmur Suradi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X