“Bukan cuma juara tingkat provinsi. Nanti kabupaten dan kota juga bikin lomba. Hadiah tingkat kecamatan sampai Rp200 juta. Lumayan buat nambah napas pembangunan,” ujar Dedi.
Kepala DPMD Jawa Barat, Ade Afriandi, menambahkan bahwa penghargaan desa terbaik sudah lebih dulu diberikan melalui ajang Anugerah Gapura Sri Baduga (AGSB) 2025. Pada ajang tersebut, juara pertama diganjar Rp9 miliar, juara kedua Rp7 miliar, dan juara ketiga Rp6 miliar.
Untuk kategori desa, predikat tertinggi diraih Desa Pangauban, Kabupaten Garut. Posisi kedua ditempati Desa Cibiru Wetan, Kabupaten Bandung, disusul Desa Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Sementara kategori kelurahan, juara pertama diraih Kelurahan Sindangrasa, Kabupaten Ciamis, diikuti Kelurahan Cibeber, Kota Cimahi, dan Kelurahan Pasawahan, Kabupaten Bandung.
Penghargaan tersebut diberikan atas capaian inovasi administrasi digital, pengelolaan BUMDes, hingga kepedulian terhadap lingkungan. Pemerintah menilai, prestasi itu menjadi bukti bahwa desa tetap bisa melaju bahkan saat anggaran tidak sedang ramah.*****

“Jangan tunggu mampu dulu untuk memberi, tidak usah sempat dulu untuk berbuat baik”










