LOCUSONLINE, PURWAKARTA – Lapangan Desa Cibogo Hilir, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, belum lama ini menjadi saksi bahwa ajang silaturahmi tak selalu berakhir di meja kopi. Turnamen bola voli sistem gugur yang digelar warga setempat justru menjelma jadi panggung adu bakat, lengkap dengan sorak penonton dan mimpi besar yang mulai dipukul pelan-pelan ke udara.
Maman (45), warga Plered, menilai kegiatan semacam ini layak mendapat dukungan serius, termasuk dari kalangan pengusaha yang bersedia menjadi sponsor. Menurutnya, olahraga desa tak seharusnya hidup dari semangat saja, tapi juga dari sokongan nyata.
“Kalau mau berkelanjutan, ya jangan cuma ramai pas pembukaan. Pembinaan itu kunci,” ujar Maman di sela pertandingan, Selasa (27/1/2026).
Ia menyebut pembinaan awal sudah mulai terlihat, salah satunya melalui keterlibatan Polsek Plered yang ikut mendukung pengembangan olahraga voli di wilayah tersebut. Baginya, pertandingan persahabatan berbalut silaturahmi justru lebih efektif membangun karakter dan prestasi generasi muda.
“Seru, kompetitif, tapi tetap fun. Dari hobi bisa naik kelas jadi prestasi. Ini jauh lebih bermakna daripada rebahan,” katanya.
Apresiasi serupa datang dari Alia (28), yang sempat didapuk sebagai ketua panitia penyelenggara, serta Wawan (48), wasit yang kerap memimpin pertandingan voli di berbagai kesempatan. Keduanya menilai antusiasme peserta dan penonton menunjukkan bahwa olahraga desa punya masa depan, asal tidak diperlakukan setengah hati.
Baca Juga : Wakil Bupati Garut Ingatkan Perempuan Jangan Lulus Cepat ke Pelaminan
Wawan mengungkapkan, beberapa pertandingan bahkan diikuti puluhan tim. Salah satu laga yang menyita perhatian mempertemukan tim senior binaan Polsek Plered melawan tim Desa Pangkalan. Pertandingan berlangsung ketat sebelum akhirnya dimenangkan tim Desa Pangkalan.

“Jangan tunggu mampu dulu untuk memberi, tidak usah sempat dulu untuk berbuat baik”










