[Locusonline.co] Jakarta – Pertempuran virtual untuk mendapatkan tiket kereta api (KA) mudik Lebaran 2026 telah memasuki tahap kritis. Setelah resmi dibuka pada 25 Januari 2026, calon penumpang kini berlomba di kanal-kanal online untuk mengamankan kursi perjalanan pulang kampung. PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengatur penjualan secara bertahap, yang dimulai dari jadwal keberangkatan H-10 (11 Maret 2026) dan akan berlanjut hingga H+10 (1 April 2026).
Penjualan awal ini bertujuan mengatur arus penumpang agar lebih tertib. “Kami mengajak masyarakat merencanakan perjalanan lebih awal dan membeli tiket hanya melalui kanal resmi KAI,” tegas VP Public Relations KAI, Joni Martinus. Dari balik layar, situasi ini digambarkan sangat kompetitif, dengan banyak pengguna melaporkan ketersediaan tiket habis dalam hitungan menit setelah pembukaan slot pukul 00.00 WIB.
Jadwal Pemesanan: Jangan Sampai Terlewat atau Salah Tanggal
Kunci utama keberhasilan adalah memahami dengan tepat kapan tiket untuk tanggal keberangkatan yang Anda inginkan mulai dijual. Sistem KAI menganut pola penjualan H-45, di mana tiket untuk suatu tanggal dibuka 45 hari sebelumnya. Berikut adalah inti dari jadwal bertahap tersebut:Tanggal Pemesanan Dimulai Tanggal Keberangkatan Kereta Keterangan (Hari ke-Lebaran) 25 Januari 2026 Rabu, 11 Maret 2026 H-10 (Sepuluh hari sebelum Lebaran) 26 Januari 2026 Kamis, 12 Maret 2026 H-9 3 Februari 2026 Jumat, 20 Maret 2026 H-1 (Sehari sebelum Lebaran) 4 Februari 2026 Sabtu, 21 Maret 2026 H1 (Hari Raya Idulfitri) 5 Februari 2026 Minggu, 22 Maret 2026 H2 15 Februari 2026 Rabu, 1 April 2026 H+10 (Sepuluh hari setelah Lebaran)
Catatan Penting: Jadwal ini konsisten dilaporkan oleh berbagai media terpercaya. Pastikan Anda memesan pada tanggal yang sesuai dengan tujuan tanggal mudik Anda. Kecermatan dalam memilih tanggal saat input data di aplikasi sangat krusial untuk menghindari pembatalan atau kerumitan di kemudian hari.
Strategi Jitu untuk Memenangkan “Perang Tiket”
Mengingat tingginya permintaan, sekadar akses ke aplikasi saja tidak cukup. Berikut adalah strategi terpadu yang dirangkum dari akun resmi KAI (@kai121_) dan pengalaman pengguna untuk meningkatkan peluang keberhasilan:
- Bersiap Sebelum Pukul 00.00 WIB: Akses sistem tepat saat slot penjualan untuk tanggal tujuan Anda dibuka. Pastikan aplikasi Access by KAI sudah diperbarui ke versi terbaru dan koneksi internet stabil.
- Siapkan Data Penumpang Secara Lengkap: Simpan data Nomor Induk Kependudukan (NIK) seluruh penumpang di fitur “Daftar Penumpang” dalam aplikasi. Hal ini mempercepat proses checkout yang sangat menentukan.
- Manfaatkan Tiket yang “Kembali” ke Sistem: Cek ketersediaan tiket secara berkala, terutama setelah pukul 00.00 WIB. Tiket yang tidak dibayar dalam batas waktu akan otomatis batal dan kembali dijual.
- Miliki Rencana Cadangan: Jika tanggal favorit sudah habis, pertimbangkan untuk “geser tanggal” sehari sebelum atau sesudahnya. Jika rute langsung penuh, pikirkan rute alternatif dengan transit di kota lain.
Lindungi Diri: Hanya Gunakan Kanal Resmi
KAI secara tegas mengimbau masyarakat untuk hanya membeli tiket melalui kanal resmi. Pembelian di luar kanal ini berisiko tinggi terhadap penipuan dan praktik percaloan dengan biaya tambahan yang tidak wajar. Berikut adalah daftar kanal resmi yang dapat dipercaya:
- Digital: Aplikasi Access by KAI, situs web booking.kai.id, call center 121, dan Online Travel Agent (OTA) mitra resmi seperti Traveloka.
- Offline: Loket stasiun dan gerai retail mitra resmi seperti Alfamart dan Indomaret.
Dengan persiapan matang, pemahaman jadwal yang tepat, dan ketelitian menggunakan platform resmi, perjalanan mudik Lebaran 2026 dengan kereta api diharapkan dapat berlangsung lancar dan membawa kebahagiaan untuk bertemu keluarga di kampung halaman.













