[Locusonline.co] Bandung — Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) menggelar program besar-besaran untuk meningkatkan kompetensi dan kemandirian ekonomi warganya. Sepanjang tahun 2026, Disnaker menyiapkan tidak kurang dari ribuan paket pelatihan yang menyasar puluhan ribu peserta, mencakup pelatihan kerja, kewirausahaan, pemagangan, serta program inklusif khusus bagi penyandang disabilitas.
Program ini dirancang secara komprehensif untuk menjawab dua tantangan utama: meningkatkan daya serap tenaga kerja dengan keterampilan yang sesuai kebutuhan industri, dan mendorong tumbuhnya wirausaha-wirausaha baru yang dapat menciptakan lapangan kerja sendiri.
Peta Besar Pelatihan: Dari Keterampilan Teknis hingga Jiwa Wirausaha
Disnaker Kota Bandung membagi program pelatihannya ke dalam beberapa klaster utama dengan target dan fokus yang berbeda. Berikut adalah rincian skala dan sasaran program:Jenis Program Jumlah Paket Total Peserta Fokus & Keterangan Pelatihan Kewirausahaan 821 paket 16.420 orang Pelatihan membangun usaha mikro di bidang tren terkini (contoh: Barista, Catering, Digital Marketing). Pelatihan Berbasis Kompetensi 26 paket 520 orang Pelatihan keterampilan teknis spesifik, jenis kejuruan disesuaikan dengan permintaan pasar kerja. Pelatihan bagi Penyandang Disabilitas 4 paket 80 orang Program inklusif di bidang Digital Marketing, Catering, Barista, dan Tata Rias Wajah. Pemagangan Dalam Negeri 2 paket 40 orang Program magang untuk mengasah kompetensi langsung di dunia kerja. TOTAL 853+ paket 17.060+ orang
Catatan: Angka di atas merupakan program inti. Terdapat penambahan khusus untuk kewirausahaan dan disabilitas, sehingga total paket dapat melebihi 853 unit.
Sorotan Program: Kewirausahaan sebagai Pilar Utama
Program Pelatihan Kewirausahaan menjadi andalan dengan porsi lebih dari 96% dari total paket. Pelatihan ini dirancang praktis dan mengikuti tren usaha mikro yang sedang berkembang pesat di Kota Bandung. Beberapa kejuruan dengan paket terbanyak antara lain:
- Catering (220 paket)
- Pastry & Pastry Level 2 (178 paket)
- Barista Dasar & Menengah (144 paket)
- Tata Rias Wajah & Pengantin (70 paket)
- Digital Marketing (66 paket)
Sementara untuk Pelatihan Berbasis Kompetensi, jenis kejuruannya akan ditentukan secara fleksibel berdasarkan minat masyarakat dan analisis kebutuhan lowongan kerja di Kota Bandung. Pendekatan berbasis data ini diharapkan dapat mempertajam keselarasan antara output pelatihan dengan permintaan dunia kerja, sehingga meningkatkan peluang penyerapan lulusan.
Inklusivitas dan Syarat Peserta yang Terjangkau
Komitmen inklusivitas diwujudkan melalui program khusus bagi penyandang disabilitas, dengan empat pilihan pelatihan yang relevan dengan pasar. Syarat untuk mengikuti berbagai program ini juga dirancang terbuka namun selektif untuk memastikan efektivitas:
- Kewirausahaan: Warga Bandung usia 17-50 tahun, bermotivasi tinggi, tidak terikat kerja permanen. Diprioritaskan bagi yang terdaftar dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Desil 1–5.
- Berbasis Kompetensi: Warga Bandung minimal lulusan SMA/SMK, usia ≥18 tahun.
- Pemagangan: Warga Bandung lulusan SMA/SMK, usia 18-23 tahun.
Mekanisme Pendaftaran dan Harapan Ke Depan
Pendaftaran untuk seluruh program dibuka secara online melalui aplikasi Disnaker New BIMMA. Calon peserta diharapkan dapat mempersiapkan dokumen dan memilih program yang paling sesuai dengan minat dan kualifikasi mereka.
Program pelatihan masif ini merupakan investasi strategis Pemkot Bandung dalam membangun ketahanan ekonomi masyarakat. Dengan mencetak tenaga kerja terampil dan wirausaha mandiri, diharapkan dapat menekan angka pengangguran, meningkatkan kesejahteraan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang lebih inklusif dan berkelanjutan. (**)













