[Locusonline.co] Bandung — Menyambut bulan suci Ramadan 1447 H, Pemerintah Kota Bandung meluncurkan program Bazar Murah Utama (Bazmut) sebagai langkah konkret menjaga daya beli masyarakat. Bazar yang digelar dalam dua gelombang ini menargetkan seluruh 30 kecamatan di Kota Bandung dengan menyediakan sembako pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, dan daging dengan harga yang dikendalikan langsung oleh pemerintah.
Program yang dijalankan oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) ini merupakan bagian dari strategi antisipasi lonjakan harga yang kerap terjadi pada periode menjelang dan selama Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan instrumen penting untuk menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen sekaligus mendorong perputaran ekonomi lokal yang inklusif.
“Kami ingin masyarakat terbantu, UMKM bergerak, dan inflasi daerah tetap terkendali,” tegas Farhan dalam pengumuman resmi program.
Dua Gelombang Bazar dengan Jangkauan Merata
Untuk memastikan manfaat dirasakan luas dan menjangkau puncak permintaan, Bazmut 2026 diselenggarakan dalam dua sesi:Sesi Periode Fokus Waktu Cakupan Lokasi per Hari Sesi I 9 – 13 Februari 2026 Menjelang awal puasa Ramadan 3 kecamatan berbeda setiap hari. Sesi II 2 – 6 Maret 2026 Menjelang Hari Raya Idulfitri 3 kecamatan berbeda setiap hari.
Penyelenggaraan bazar di setiap lokasi akan menyediakan sekitar 10 tenda yang menjual berbagai kebutuhan pokok. Harga yang lebih murah dari pasar dimungkinkan berkat kemitraan strategis Disdagin dengan Perum Bulog, Pertamina, serta jaringan ritel modern yang bertindak sebagai penyedia bahan pangan.
Catatan: Jadwal dan lokasi detail untuk setiap hari dapat dilihat pada bagian akhir artikel. Informasi ini diambil dari pengumuman resmi Pemkot Bandung.
Lebih dari Sembako Murah: Integrasi Layanan Publik dan Pemberdayaan UMKM
Yang membedakan Bazmut tahun ini adalah integrasi layanan publik dan pendampingan usaha di dalamnya. Selain berbelanja, warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dapat mengakses berbagai layanan perizinan dan pendukung bisnis secara langsung.
Layanan yang tersedia antara lain pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), pendaftaran Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas), konsultasi sertifikasi halal dan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), serta layanan dari DPMPTSP. Selain itu, produk-produk unggulan dari UMKM binaan setiap kecamatan juga akan dipasarkan dalam bazar ini, menciptakan ruang pemasaran langsung sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.
Latar Belakang: Stabilitas Harga dalam Pengawasan Ketat
Penggelaran bazar murah ini berangkat dari kondisi harga pangan di Kota Bandung yang hingga awal Februari 2026 masih relatif terkendali. Meski harga cabai rawit sempat naik menjadi sekitar Rp58.000 per kilogram akibat faktor cuaca, kenaikan ini dinilai masih dalam batas wajar dan jauh lebih rendah dibandingkan lonjakan ekstrem di periode sebelumnya yang bisa mencapai Rp100.000 per kilogram.
Komoditas protein hewani seperti daging sapi (Rp140.000/kg), ayam ras (Rp38.000/kg), dan telur ayam (Rp29.000/kg) juga tercatat stabil. Pemantauan intensif terus dilakukan Disdagin di pasar-pasar tradisional untuk mengantisipasi gejolak.
Jadwal dan Lokasi Lengkap Bazar Murah Utama (Bazmut) Kota Bandung 2026
Berikut adalah jadwal pelaksanaan Bazmut di 30 kecamatan:
SESI I (9 – 13 Februari 2026)
- Senin, 9 Februari: Ujungberung, Bandung Kulon, Cibiru
- Selasa, 10 Februari: Bandung Kidul, Kiaracondong, Batununggal
- Rabu, 11 Februari: Buahbatu, Arcamanik, Coblong
- Kamis, 12 Februari: Lengkong, Cibeunying Kidul, Mandalajati
- Jumat, 13 Februari: Bandung Wetan, Bojongloa Kaler, Sukajadi
SESI II (2 – 6 Maret 2026)
- Senin, 2 Maret: Andir, Gedebage, Sumur Bandung
- Selasa, 3 Maret: Astanaanyar, Cibeunying Kaler, Bojongloa Kidul
- Rabu, 4 Maret: Sukasari, Cidadap, Cinambo
- Kamis, 5 Maret: Regol, Panyileukan, Babakan Ciparay
- Jumat, 6 Maret: Rancasari, Antapani, Cicendo
Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan program ini guna memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Dengan strategi yang komprehensif ini, Pemkot Bandung berharap seluruh lapisan masyarakat dapat menjalani ibadah Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan tenang tanpa dibebani kekhawatiran akan biaya hidup. (**)













