“Silakan demo. Tapi mau demo sampai ribuan kali pun, tidak akan ada satu pabrik dibuka,” ujarnya.
Sebagai catatan, pada akhir Agustus 2025, Indonesia diguncang gelombang demonstrasi besar di Jakarta dan sejumlah daerah. Aksi tersebut dipicu oleh kekecewaan publik terhadap kondisi ekonomi serta sejumlah kebijakan pemerintah, termasuk keputusan DPR terkait pemberian tunjangan perumahan di tengah tekanan hidup masyarakat.
Unjuk rasa yang berlangsung beberapa hari itu berujung pada kerusuhan. Aparat mencatat sebanyak 3.195 orang diamankan selama periode 25–31 Agustus 2025. Pemerintah kala itu menegaskan penindakan dilakukan demi menjaga stabilitas dan ketertiban umum.*****

“Jangan tunggu mampu dulu untuk memberi, tidak usah sempat dulu untuk berbuat baik”












