[Locusonline.co] — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung secara resmi memulai proses penyusunan peta jalan pembangunan 2027. Dalam Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 yang digelar di Grandia Hotel, Senin (2/2), Pemkot menegaskan komitmen untuk menjadikan pengurangan pengangguran dan kemiskinan sebagai prioritas substantif utama.
Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain, menyatakan bahwa forum ini merupakan langkah awal yang krusial dalam proses perencanaan yang partisipatif.
"Forum konsultasi publik ini bertujuan untuk memperoleh masukan dan saran dari para pemangku kepentingan dalam rangka penyempurnaan rancangan awal RKPD Kota Bandung tahun 2027," ujar Iskandar.
Kegiatan yang diikuti sekitar 200 peserta lintas sektor ini digelar sesuai amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017. Masukan yang terkumpul akan dirumuskan dalam berita acara kesepakatan dan menjadi bahan penyempurnaan dokumen RKPD.
Tantangan dan Strategi: Dari Bansos Menuju Pemberdayaan
Wakil Ketua I DPRD Kota Bandung, Toni Wijaya, menekankan bahwa RKPD 2027 harus menjadi instrumen strategis yang menjawab kebutuhan riil masyarakat, bukan sekadar dokumen administratif tahunan.
"RKPD 2027 harus berpihak pada kebutuhan riil masyarakat, terutama dalam menjawab tantangan utama perkotaan seperti pengangguran dan kemiskinan," tegas Toni.
DPRD mendorong pendekatan yang terukur, lintas sektor, dan berbasis kewilayahan. Strategi yang diusung mencakup: