Sementara itu, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menuturkan bahwa kehadiran Kantor Imigrasi di Garut bukan proses instan. Ia menyebutnya sebagai hasil lobi panjang dan kerja sama intens antara Pemkab Garut dan Kemenimipas RI.
“Kami ingin Garut menjadi daerah yang benar-benar ‘in and out’. Warga yang mau ke luar negeri tidak lagi dipusingkan jarak, dan kantor ini juga menjadi sarana literasi agar masyarakat paham aturan keimigrasian, sehingga tidak mudah terjerat praktik perdagangan orang,” kata Syakur.
Bupati berharap hibah tanah dan bangunan dari Korpri Kabupaten Garut ini tidak sekadar menjadi simbol seremoni, tetapi benar-benar berfungsi sebagai pusat pelayanan publik yang profesional, aman, dan berpihak pada kepentingan masyarakat bukan sekadar gedung baru dengan spanduk peresmian.*****

“Jangan tunggu mampu dulu untuk memberi, tidak usah sempat dulu untuk berbuat baik”












