ArtikelDaerahGarutNewsPariwisata

Dari Karcis Sobek ke QR Code: Saat Wisata Garut Didorong “Naik Kelas”, Pungli Diminta Turun Kasta

bhegins
×

Dari Karcis Sobek ke QR Code: Saat Wisata Garut Didorong “Naik Kelas”, Pungli Diminta Turun Kasta

Sebarkan artikel ini
Image 5 Feb 2026, 09.01.43
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut Beni Yoga Gunasantika. Foto Istimewa

Sementara itu, Pantai Santolo belum memberlakukan retribusi masuk secara resmi. Beni menyebut, hingga kini pengelolaannya masih dibahas bersama berbagai pihak.

“Kami harap sebelum bulan puasa sudah ada kesepakatan, apalagi sebentar lagi masuk musim liburan,” ucapnya.

tempat.co

Lebih jauh, Beni mengakui sistem digital ini diharapkan dapat meminimalkan praktik pungutan liar yang selama ini kerap menjadi “bonus tak resmi” di sejumlah destinasi.

Dengan sistem elektronik, alur pembayaran dan pencatatan retribusi dinilai lebih transparan dan mudah diawasi.

“Harapannya, tidak ada lagi kebocoran. Semua tercatat, semua terbuka,” katanya.

Selain menekan potensi penyimpangan, penerapan e-ticket juga diarahkan untuk mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata.

Menurut Beni, sistem yang tertib dan terintegrasi akan membuat kontribusi wisata terhadap kas daerah lebih maksimal.

“Target akhirnya tentu peningkatan PAD. Kita berikhtiar ke arah sana,” ujarnya.

Langkah digitalisasi ini menandai upaya Garut meninggalkan era karcis manual dan pencatatan serba tulis tangan. Apakah QR code benar-benar mampu membersihkan praktik lama, atau sekadar menjadi aksesori baru dalam sistem lama yang belum sepenuhnya berubah.*****

Tinggalkan Balasan

banner-amdk-tirta-intan_3_1
previous arrow
next arrow