Garut

Panen Raya Jagung di Garut: TNI dan Pemda Sinergi Optimalkan Lahan Tidur 150 Hektar

rakyatdemokrasi
×

Panen Raya Jagung di Garut: TNI dan Pemda Sinergi Optimalkan Lahan Tidur 150 Hektar

Sebarkan artikel ini
Panen Raya Jagung di Garut, TNI dan Pemda Sinergi Optimalkan Lahan Tidur 150 Hektar locusonline featured image Feb 2026 a
ucapan selamat Hari Jadi Garut ke 213

Bupati Garut targetkan kawasan Yonif TP 890/GS jadi pusat pertumbuhan pertanian, lahan tidur disulap jadi ladang produktif.

[Locusonline.co] GARUT, MEKARMUKTI – Kabupaten Garut kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui kegiatan Panen Raya Jagung yang digelar di lahan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 890/Gardha Sakti (GS), Desa Cijayana, Kecamatan Mekarmukti, pada Senin (23/2/2026).

tempat.co

Kegiatan ini menjadi simbol nyata sinergitas antara Pemerintah Daerah Kabupaten Garut, TNI, Polri, dan masyarakat dalam mengoptimalkan potensi pertanian lokal. Tak kurang dari 150 hektar lahan yang sebelumnya tidak produktif kini berhasil disulap menjadi kawasan pertanian jagung yang siap panen.

Bupati Garut: Ini Bukan Sekadar Panen, Tapi Strategi Besar Ketahanan Pangan

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa panen raya ini merupakan bagian dari strategi besar untuk menjaga stabilitas ketahanan pangan, khususnya di wilayah Kabupaten Garut.

“Kegiatan ini adalah wujud nyata sinergitas kita untuk menjaga ketahanan pangan. Saya berharap kegiatan ini bisa menjadi pilot project dan tempat bagi masyarakat untuk belajar bagaimana melakukan olah tanam yang baik dan benar, sehingga jagung yang dihasilkan bisa menghasilkan prioritas yang unggul,” ujar Bupati di sela-sela kegiatan.

Lebih jauh, Bupati menyampaikan visinya agar kawasan ini tidak hanya berhenti sebagai lahan panen biasa, tetapi bertransformasi menjadi pusat pertumbuhan pembangunan pertanian di Garut. Dengan adanya pendampingan dari TNI dan pemerintah daerah, diharapkan petani lokal dapat mengadopsi teknik budidaya modern yang meningkatkan hasil panen secara signifikan.

TNI Hadir di Tengah Masyarakat: Lahan Tidur Jadi Ladang Produktif

Komandan Yonif TP 890/GS, Ade Fian Agestiyono, menjelaskan bahwa panen raya ini merupakan hasil dari optimalisasi lahan tidur seluas kurang lebih 150 hektar. Program ini lahir dari keprihatinan terhadap lahan tidak produktif yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.

“Hal ini merupakan kewajiban kami selaku institusi TNI dan bakti kami untuk masyarakat, salah satunya dalam menanam jagung,” tegas Ade Fian.

Ia menambahkan bahwa program ini bertujuan untuk:

  • Memperkuat ketersediaan kebutuhan pokok di wilayah Mekarmukti dan sekitarnya
  • Membuktikan kehadiran TNI AD dalam membantu masyarakat secara nyata
  • Mendorong kesejahteraan petani lokal melalui peningkatan produksi
  • Memberikan edukasi budidaya jagung yang baik bagi warga

Sinergi TNI-Polri-Pemda: Kunci Keberhasilan

Dalam sambutannya, Dandim 0611/Garut, Letkol Inf. Muhammad Fadli, yang turut mendampingi Bupati, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun ketahanan pangan.

“Kegiatan panen jagung ini merupakan kolaborasi yang sangat baik antara unsur TNI, Polri, Pemda, dan masyarakat. Ke depan, kita akan terus melakukan pendampingan kepada para petani, termasuk dalam hal pengolahan lahan dan pemilihan bibit unggul, sehingga produksi jagung di Garut dapat terus meningkat,” ujarnya.

Ia juga mengimbau untuk senantiasa bersinergi antara TNI, Polri, Pemda, dan masyarakat guna mencapai tujuan bersama, yaitu:

  1. Meningkatkan produksi pangan nasional
  2. Mendorong kesejahteraan petani lokal
  3. Memperkuat kemanunggalan TNI-Polri dengan rakyat
  4. Memberikan edukasi budidaya jagung yang baik bagi warga

Harapan untuk Masa Depan

Ade Fian menutup pernyataannya dengan harapan agar kegiatan ini membawa berkah dan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

“Semoga hasil panen jagung ini membawa keberkahan dan meningkatkan produksi pangan di wilayah Kecamatan Mekarmukti,” pungkasnya.

Dengan optimalisasi lahan tidur seluas 150 hektar dan komitmen bersama berbagai pihak, Kabupaten Garut optimistis dapat menjadi salah satu lumbung pangan jagung di Jawa Barat sekaligus contoh nyata bagaimana sinergi lintas sektor mampu menghadirkan solusi atas tantangan ketahanan pangan nasional. (**)


Data dan Fakta Singkat

ItemKeterangan
LokasiLahan Yonif TP 890/GS, Desa Cijayana, Kecamatan Mekarmukti, Kabupaten Garut
Luas lahan150 hektar (optimalisasi lahan tidur)
KegiatanPanen Raya Jagung
TanggalSenin, 23 Februari 2026
Pejabat hadirBupati Garut, Dandim 0611/Garut, Dansat Brimob Polda Jabar, Forkopimcam Mekarmukti
Tujuan utamaMemperkuat ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan petani lokal
Nilai strategisPilot project pertanian terpadu, pusat edukasi budidaya jagung

Tinggalkan Balasan

banner-amdk-tirta-intan_3_1
previous arrow
next arrow