Kamis, 4 Juni 2026

Target Ambisius Bandung Atasi Sampah, Kejar Pengolahan 500 Ton per Hari

Photo Author
Admin Locus, Locusonline.co
- Selasa, 24 Februari 2026 | 07:07 WIB


Produksi sampah 1.500 ton per hari, TPA Sari Mukti batasi kiriman. Pemkot Bandung berlomba waktu kelola 500 ton di dalam kota dengan teknologi hingga program "Gaslah".





[Locusonline.co] BANDUNG – Persoalan sampah menjadi tantangan terbesar yang harus dihadapi Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung di tahun 2026. Dengan pembatasan kiriman sampah ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sari Mukti yang kini hanya diperbolehkan 981 ton per hari, Kota Bandung dipaksa berbenah. Sisa timbulan sampah harus diolah mandiri di dalam kota.





Total produksi sampah warga Bandung mencapai sekitar 1.500 ton setiap hari. Artinya, terdapat sekitar 500 ton sampah yang harus diselesaikan di tingkat kota. Jika tidak ditangani serius, gunungan sampah akan menggunung di berbagai sudut kota.





Saat ini, kapasitas pengolahan sampah di Bandung baru mencapai 300 ton per hari. Masih ada selisih sekitar 200 ton yang berpotensi menumpuk apabila tidak segera ditangani secara sistematis dan menyeluruh.





Wali Kota: Tidak Bisa Selesaikan dengan Satu Pendekatan





Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa persoalan sampah tidak bisa diselesaikan dengan satu pendekatan tunggal. Keragaman jenis sampah – terutama sampah organik seperti sisa makanan dan sisa masakan yang mendominasi – menuntut penerapan berbagai teknologi adaptif.





"Tidak mungkin hanya satu teknologi menyelesaikan seluruh persoalan sampah. Karena itu, kami memanfaatkan beragam pendekatan, terutama untuk sampah organik yang volumenya sangat besar," ujar Farhan.





Strategi Besar Bandung Atasi Sampah





Pemkot Bandung menyiapkan setidaknya lima strategi utama untuk mengejar target pengolahan 500 ton sampah per hari:


Halaman:

Editor: Admin Locus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X