Bandung

Masjid Agung Bandung Menuju Kebangkitan Baru, Safari Ramadan Jadi Langkah Awal

rakyatdemokrasi
×

Masjid Agung Bandung Menuju Kebangkitan Baru, Safari Ramadan Jadi Langkah Awal

Sebarkan artikel ini
Masjid Agung Bandung Menuju Kebangkitan Baru, Safari Ramadan Jadi Langkah Awal locusonline featured image Feb 2026 a
ucapan selamat Hari Jadi Garut ke 213

[Locusonline.co] BANDUNG – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, terus menggelorakan semangat menghidupkan kembali Masjid Agung Bandung sebagai pusat keumatan di jantung kota. Melalui rangkaian Safari Ramadan yang memasuki malam ke-7, Rabu (25/2/2026), Farhan bersama jajaran pemerintah turun langsung bersilaturahmi dengan warga dan menunaikan ibadah di masjid kebanggaan warga Bandung tersebut.

“Kita ingin menarik perhatian warga untuk memakmurkan kembali Masjid Agung,” ujar Farhan usai menjalankan ibadah di masjid yang berlokasi di kawasan Alun-Alun Bandung itu.

tempat.co

Dari Silaturahmi hingga Wakaf

Farhan menegaskan, Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Di baliknya, ada misi besar untuk mengembalikan fungsi masjid sebagai episentrum kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat.

“Kalau tadi agendanya kita silaturahmi saja. Kemudian kita juga sedang mendalami berbagai macam aturan, termasuk soal wakaf,” ungkapnya.

Langkah ini menjadi sinyal bahwa pemerintah tidak hanya ingin masjid ramai saat salat Jumat atau tarawih, tetapi juga menjadi pusat pemberdayaan umat melalui skema wakaf produktif dan program-program keumatan berkelanjutan.

Antusiasme Warga Meningkat, Saf Masih Bisa Dipenuhi

Meski digelar pada hari kerja, antusiasme warga untuk hadir di Masjid Agung terus menunjukkan tren positif. Farhan mengakui, saat salat berjemaah, saf yang terbentuk masih sekitar dua hingga tiga baris. Namun, hal itu justru menjadi pelecut semangat.

“Alhamdulillah semakin lama semakin meningkat. Walaupun hari kerja masih ramai-ramai saja,” katanya.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kenyamanan jemaah, pemerintah telah melakukan penataan ulang sistem sound system masjid agar lebih jernih dan merata. Langkah teknis ini diharapkan mampu menarik lebih banyak jemaah untuk rutin beribadah di Masjid Agung.

Target Purna: Masjid Hidup 365 Hari

Masjid Agung Bandung

Safari Ramadan akan terus berlangsung selama 30 hari penuh di bulan suci. Pemerintah ingin memastikan bahwa Masjid Agung tidak hanya ramai pada momen tertentu, tetapi hidup secara berkelanjutan sepanjang tahun.

Setelah Idulfitri, Farhan berharap para nazir Masjid Agung segera menyodorkan proposal program-program keumatan yang konkret. Program tersebut bisa berupa:

  • Kajian rutin pekanan
  • Kegiatan sosial dan pemberdayaan ekonomi umat
  • Pendidikan Al-Qur’an dan pusat studi Islam
  • Kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menghidupkan fasilitas masjid

“Setelah Lebaran saya harapkan nazir sudah menyampaikan proposal untuk program-program kegiatan keumatan,” ujarnya.

Masjid Agung: Simbol Spiritual di Jantung Kota

Letaknya yang strategis di kawasan Alun-Alun menjadikan Masjid Agung Bandung bukan sekadar tempat ibadah. Ia adalah simbol kehidupan spiritual masyarakat Kota Bandung. Setiap hari, ribuan warga melintas di sekitarnya. Potensi ini harus dimanfaatkan untuk menjadikan masjid sebagai magnet kegiatan positif.

Farhan menilai, memakmurkan masjid adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pengurus atau pemerintah. Kehadiran jamaah menjadi indikator hidupnya peran sosial dan spiritual masjid.

Bantuan Nyata untuk Pengurus dan Masyarakat Rentan

Dalam kesempatan Safari Ramadan tersebut, Pemkot Bandung juga menyalurkan bantuan untuk berbagai pihak, antara lain:

  • Bantuan operasional untuk masjid
  • Santunan untuk lansia
  • Perhatian khusus bagi marbot (penjaga masjid)
  • Bantuan untuk penyandang disabilitas
  • Santunan anak yatim piatu

Langkah ini menjadi bukti bahwa kehadiran pemerintah di tengah masyarakat tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga memberikan dampak langsung bagi kelompok rentan.

Optimisme Menuju Masjid yang Lebih Hidup

Farhan optimistis, dengan konsistensi program dan kolaborasi yang erat antara pemerintah, pengurus masjid, dan masyarakat, Masjid Agung Bandung dapat kembali menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial yang kuat.

“Yang penting kita terus jaga semangat silaturahmi dan kebersamaan ini,” pungkasnya.

Safari Ramadan adalah langkah awal membangun kedekatan antara pemerintah dan masyarakat dalam suasana spiritual yang hangat. Dengan fondasi yang kokoh, Masjid Agung Bandung diharapkan tak hanya megah secara fisik, tetapi juga hidup oleh denyut keimanan warganya. (**)

Tinggalkan Balasan

banner-amdk-tirta-intan_3_1
previous arrow
next arrow