ArtikelDaerahEkonomiLifestyleNews

Garut Plaza Setengah Kosong, PKL Disuruh Pindah: Ramadan Jadi Alasan “Move On” Ekonomi

bhegins
×

Garut Plaza Setengah Kosong, PKL Disuruh Pindah: Ramadan Jadi Alasan “Move On” Ekonomi

Sebarkan artikel ini
Gemini Generated Image ldn536ldn536ldn5
Gambar AI
ucapan selamat Hari Jadi Garut ke 213

“Apakah keramaian bazar akan berlanjut setelah lampu hias dilepas, atau kembali menyisakan ruang kosong yang menunggu momentum berikutnya.”

LOCUSONLINE, GARUT – Ketika etalase sepi lebih sering berbicara daripada kasir, Pemerintah Kabupaten Garut memilih Ramadan sebagai momen “come back” bagi Garut Plaza. Jumat (27/2/2026), Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, turun langsung meninjau pusat perbelanjaan di Jalan Guntur itu, sekaligus mematangkan rencana memindahkan Pedagang Kaki Lima (PKL) dari Jalan Ahmad Yani ke dalam gedung.

Kunjungan tersebut bukan sekadar jalan santai melihat rolling door tertutup. Fokusnya jelas: memastikan kesiapan Bazar Ramadan dan merancang relokasi PKL agar pusat kota lebih tertib serta, tentu saja, agar lantai dua Garut Plaza tak lagi terasa seperti ruang tunggu yang terlalu lama ditinggalkan.

tempat.co

Dalam peninjauan, Wabup menyoroti masih banyaknya ruang kosong, khususnya di lantai dua. Area yang seharusnya riuh transaksi itu dinilai belum dimanfaatkan optimal. Momentum bazar diharapkan menjadi pemantik aktivitas ekonomi yang sempat meredup.

“Kapasitas di sini masih cukup banyak yang kosong, khususnya di lantai dua. Dengan adanya event ini, kita dorong agar bisa terisi dan lebih ramai, termasuk melalui perpindahan PKL,” ujar Putri Karlina.

Baca Juga : Dewan Pers Wanti-Wanti ART RI–AS Jangan Jadi “Diskon” Kedaulatan Media

Relokasi PKL dirancang sebagai solusi dua sisi bagi pedagang untuk mendapat tempat berdagang yang lebih representatif, sementara kawasan Jalan Ahmad Yani ditata agar lebih tertib dan nyaman bagi masyarakat. Pemerintah daerah menilai penataan ini penting demi menciptakan ruang publik yang lebih kondusif.

Selain soal lokasi, Wabup juga mengingatkan pelaku usaha yang terlibat dalam Bazar Ramadan untuk jeli membaca kebutuhan pasar. Produk yang ditawarkan, menurutnya, harus selaras dengan minat serta daya beli masyarakat selama bulan puasa.

Tinggalkan Balasan

banner-amdk-tirta-intan_3_1
previous arrow
next arrow