[Locusonline.co] BANDUNG – Memasuki bulan suci Ramadan 1447 H, lonjakan trafik data selama periode Ramadan dan Idulfitri (RAFI) tahun 2026 di Jawa Barat diproyeksikan melampaui pola tahunan. Hasil pemantauan jaringan menunjukkan terdapat 45 titik prioritas di wilayah tersebut yang mengalami kenaikan trafik lebih dari 100 persen dibanding hari normal.
General Manager Region Network Operations and Productivity Jawa Barat Telkomsel, Danny Agus Triawan, menjelaskan bahwa 45 titik tersebut merupakan lokasi dengan pola lonjakan tertinggi setiap momen besar, seperti Ramadan, Idulfitri, maupun Natal dan Tahun Baru. Namun, tahun ini grafik kenaikan dinilai tidak biasa.
"Kalau biasanya kenaikan hanya satu kali lipat, sekarang di beberapa titik bisa lebih dari itu. Karena itu kami siapkan kapasitas ekstra," ujarnya di Bandung, Selasa (4/3/2026).
Proyeksi Kenaikan Trafik Data di Jabar
Secara keseluruhan, trafik data di Jawa Barat selama periode RAFI 2026 diproyeksikan mencapai 5,52 petabyte, atau naik sekitar 15,7 persen dibanding hari normal.
Kenaikan pelanggan tertinggi diprediksi terjadi di Kabupaten Kuningan dengan lonjakan hingga 64 persen. Daerah lainnya yang mengalami lonjakan trafik cukup tinggi antara lain:
| Daerah | Proyeksi Lonjakan Trafik |
|---|---|
| Kabupaten Kuningan | 64% |
| Tasikmalaya | Tinggi (pemudik signifikan) |
| Garut | Tinggi (pemudik signifikan) |
| Majalengka | Tinggi (pemudik signifikan) |
"Lonjakan di daerah tersebut disebabkan karena pemudik ke daerah itu relatif cukup banyak," kata Danny.
Strategi Antisipasi Lonjakan Trafik
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Telkomsel telah menyiapkan sejumlah langkah strategis: