LOCUSONLINE, GARUT – Kabar kematian mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad yang sempat beredar akhir pekan lalu dipatahkan. Laman Iran International melaporkan secara eksklusif bahwa Ahmadinejad masih hidup setelah diduga menjadi target upaya pembunuhan.
Mengutip sumber yang disebut mengetahui langsung situasi tersebut, media itu menyatakan Ahmadinejad tidak mengalami luka dan telah dipindahkan ke lokasi yang dinilai aman. Informasi tersebut dipublikasikan pada Selasa dan dikutip kembali pada Kamis (5/3/2026).
Sebelumnya, di tengah serangan Israel ke Iran, sejumlah media lokal memberitakan informasi yang saling bertolak belakang mengenai nasib mantan presiden tersebut. Sebagian menyebut ia tewas, sementara lainnya mengaku belum dapat mengonfirmasi kabar tersebut.
Kantor berita Turki, Anadolu Agency, juga melaporkan Ahmadinejad dalam kondisi selamat. Media itu mengutip pernyataan seorang penasihat dekat yang berbicara tanpa menyebutkan identitasnya. Penasihat tersebut mengklaim telah berkomunikasi langsung dan memastikan situasi dalam keadaan terkendali.
Baca Juga : Board of Peace atau Board of War? DPR Minta RI Angkat Kaki Sebelum Terseret Arus
Sumber tersebut menyebut sebuah bangunan yang terkait dengan pengawal keamanan Ahmadinejad terdampak serangan. Tiga anggota Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) dilaporkan tewas dalam insiden itu. Namun, kediaman Ahmadinejad disebut tidak menjadi sasaran dan berada sekitar 100 meter dari lokasi yang terdampak.
Ahmadinejad menjabat sebagai Presiden Iran pada 2005–2013. Upayanya untuk kembali maju dalam pemilihan presiden 2017 tidak disetujui dengan alasan konstitusional. Setelah masa jabatannya berakhir, ia diangkat sebagai anggota Dewan Penentu Kebijakan oleh Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, pada 2013. Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Wali Kota Teheran pada 2003–2005.

“Jangan tunggu mampu dulu untuk memberi, tidak usah sempat dulu untuk berbuat baik”












