ArtikelEkonomiInternasionalNewsOpini

Ketika Perang Jadi Pemantik, Harga Minyak Menari di Atas 100 Dolar

bhegins
×

Ketika Perang Jadi Pemantik, Harga Minyak Menari di Atas 100 Dolar

Sebarkan artikel ini
Gemini Generated Image oma6rioma6rioma6
Gambar ilustrasi AI

Menurut Kasman, skenario terburuk bukan hanya soal harga energi. Lonjakan berkepanjangan berpotensi memangkas pertumbuhan ekonomi global sekitar 0,6 persen pada paruh pertama tahun ini serta mendorong inflasi konsumen naik hingga 1 persen.

Dengan kata lain, perang di Timur Tengah bukan sekadar konflik regional. Ia adalah alarm keras bagi ekonomi global bahwa satu jalur laut sempit bernama Selat Hormuz masih mampu mengguncang pasar energi dan membuat dunia ikut menahan napas.*****

Tinggalkan Balasan

banner-amdk-tirta-intan_3_1
previous arrow
next arrow