[Locusonline.co] BANDUNG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung, Jawa Barat, memastikan puncak arus mudik di jalur strategis Nagreg telah terlewati. Jumlah kendaraan yang melintas pada H-2 Lebaran tercatat memecahkan rekor, namun kini mulai menunjukkan penurunan signifikan memasuki H-1 Idulfitri 1447 H.
Kepala Humas Dishub Kabupaten Bandung, Eric Alam Prabowo, mengungkapkan bahwa arus lalu lintas mulai dini hari tadi terpantau lebih lancar dibandingkan hari sebelumnya. Hingga pukul 08.00 WIB, tercatat 24.285 kendaraan melintas menuju Garut dan Tasikmalaya.
"Sudah bisa kami pastikan tadi malam memang menjadi puncak arus mudik, di mana setelah tadi malam frekuensi kendaraan yang melintas Nagreg sudah berangsur menurun. Kendaraan yang terhitung sekitar 24 ribu hingga pukul 08.00 WIB," katanya .
Rekor Baru: 150.716 Kendaraan di H-2 Lebaran
Eric menjelaskan bahwa hingga pukul 23.59 WIB pada H-2 Lebaran (Jumat, 20 Maret 2026), jumlah kendaraan yang melintas mencapai angka fantastis: 150.716 unit. Angka ini meningkat 5 persen dari hari sebelumnya (H-3) yang tercatat 137.032 kendaraan.
Yang lebih menonjol, angka ini juga melebihi puncak arus mudik tahun 2025 pada periode yang sama, yang hanya tercatat 142.620 kendaraan.
"Ini melebihi H-3 tahun ini yang hanya 137 ribu kendaraan dan melebihi puncak arus mudik 2025 pada H-2 lebaran dengan jumlah 142 ribu kendaraan," jelasnya .
Tren Volume Kendaraan H-7 hingga H-1
Berikut adalah data lengkap volume kendaraan yang melintas Jalur Nagreg menuju Garut dan Tasikmalaya selama periode mudik 2026: