[Locusonline.co] Karawang — Momentum Lebaran tahun ini menghadirkan kabar menarik bagi para investor dan pecinta logam mulia. Harga emas batangan di Pegadaian terpantau mengalami penurunan pada hari pertama setelah Idul Fitri 1447 H atau H+1 Lebaran, Minggu (22/3/2026).
Berdasarkan pantauan dari laman resmi Sahabat Pegadaian pukul 07.09 WIB, harga emas produk UBS dan Galeri24 kompak bergerak di zona merah. Penurunan ini terjadi setelah harga emas sempat bertahan di level tertentu pada hari Sabtu (21/3/2026) kemarin.
Penurunan di H+1: Berapa Saja?
Harga emas UBS pagi ini tercatat berada di angka Rp2.933.000 per gram, turun dari posisi Sabtu lalu yang mencapai Rp2.944.000 per gram. Sementara itu, emas Galeri24 dibanderol Rp2.920.000 per gram, turun Rp10.000 dari posisi sebelumnya Rp2.930.000 per gram.
Penurunan ini meski tergolong tipis, namun menarik dicermati mengingat emas kerap menjadi primadona investasi saat momen Idul Fitri, baik untuk cadangan kekayaan maupun sebagai instrumen jangka panjang.Produk Harga Sabtu (21/3) Harga Minggu (22/3) Perubahan UBS Rp2.944.000/gram Rp2.933.000/gram Turun Rp11.000 Galeri24 Rp2.930.000/gram Rp2.920.000/gram Turun Rp10.000
Daftar Lengkap Harga Emas per Ukuran
Pegadaian menyediakan emas batangan dengan berbagai pilihan berat, mulai dari 0,5 gram hingga 1 kilogram. Berikut rincian lengkap harga masing-masing produk per Minggu pagi:
Galeri24
| Berat | Harga |
|---|---|
| 0,5 gram | Rp1.531.000 |
| 1 gram | Rp2.920.000 |
| 2 gram | Rp5.768.000 |
| 5 gram | Rp14.315.000 |
| 10 gram | Rp28.554.000 |
| 25 gram | Rp71.000.000 |
| 50 gram | Rp141.888.000 |
| 100 gram | Rp283.635.000 |
| 250 gram | Rp707.346.000 |
| 500 gram | Rp1.414.346.000 |
| 1.000 gram (1 kg) | Rp2.829.381.000 |
UBS
| Berat | Harga |
|---|---|
| 0,5 gram | Rp1.585.000 |
| 1 gram | Rp2.933.000 |
| 2 gram | Rp5.821.000 |
| 5 gram | Rp14.384.000 |
| 10 gram | Rp28.617.000 |
| 25 gram | Rp71.404.000 |
| 50 gram | Rp142.514.000 |
| 100 gram | Rp284.917.000 |
| 250 gram | Rp712.080.000 |
| 500 gram | Rp1.422.488.000 |
Catatan: Harga ini bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu.
Perbedaan Produk: Galeri24 vs UBS
Kedua produk emas batangan yang dijual Pegadaian memiliki karakteristik yang sedikit berbeda:
- Galeri24: Merupakan produk emas batangan dengan kadar 24 karat yang diproduksi oleh PT Pegadaian sendiri. Tersedia hingga ukuran 1 kilogram (1.000 gram).
- UBS: Emas batangan dari PT Untung Bersama Sejahtera, salah satu produsen logam mulia terkemuka di Indonesia. Tersedia hingga ukuran 500 gram.
Pemilihan antara keduanya biasanya didasarkan pada preferensi personal, likuiditas di pasaran sekunder, serta selisih harga jual dan beli kembali (spread) yang ditawarkan.
Momentum Beli Emas di Momen Lebaran?
Penurunan harga di awal pekan pasca-Lebaran ini bisa menjadi momentum menarik bagi masyarakat yang ingin mulai berinvestasi emas atau menambah portofolio. Tradisi membeli emas saat Lebaran kerap dilakukan sebagai bentuk penyimpanan nilai THR atau sebagai persiapan kebutuhan di masa depan.
Pegadaian sendiri selama periode Lebaran tetap membuka layanan pembelian emas melalui kanal digital maupun outlet-outlet tertentu yang beroperasi. Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan gadai emas jika membutuhkan dana tunai cepat dengan jaminan logam mulia.
Tren Harga Emas ke Depan
Secara lebih luas, pergerakan harga emas dunia belakangan ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor global, antara lain ketegangan geopolitik di Timur Tengah, kebijakan suku bunga bank sentral AS (The Fed), serta fluktuasi nilai tukar dolar Amerika Serikat terhadap rupiah.
Penurunan harga emas di dalam negeri pada H+1 Lebaran ini bisa menjadi koreksi jangka pendek. Bagi investor jangka panjang, fluktuasi harian justru kerap dimanfaatkan sebagai peluang akumulasi pembelian.
Dengan harga emas yang terpantau turun di awal pekan ini, masyarakat yang memiliki rencana investasi logam mulia dapat memanfaatkan momen ini. Namun tetaplah memperhatikan perkembangan harga secara berkala, mengingat fluktuasi dapat terjadi kapan saja. Selamat berinvestasi dan tetap bijak dalam mengelola keuangan pasca-Lebaran. (**)














